Kantor Bupati Kutai Kartanegara Digeledah KPK

  • Whatsapp
www.beritalima.com

JAKARTA, beritalia.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari dikabarkan ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tadi malam.

Kini, ia ditahan di gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel). Sementara dari Tenggarong, Ibukota Kutai Kartanegara dilaporkan, rumah jabatan bupati dan ruang kerja bupati sedang digeledah oleh puluhan penyidik KPK dan dijaga ketat oleh polisi dari Polres Kukar.

Soal penangkapan ini memang belum mendapat keterangan resmi dari KPK. Namun Ketua KPK Agus Rahardjo tidak membantah kabar ditangkapnya Bupati Rita. “Tunggu jumpa pers saja ya. Yang pasti di Tenggarong sedang ada kegiatan KPK,” kata Agus Rahardjo saat door stop (cegat pintu) di Gedung KPK, pukul 13.45 WIB tadi.

Menurut keterangan yang diterima dari sumber di KPK, penangkapan Bupati Rita dilakukan Senin (25/9) malam. Namun tidak dijelaskan, di mana Rita diciduk dan atas kasus apa.

Sementara Informasi Dari Tenggarong, saat ini sedang berlangsung penggeledahan di rumah dinas dan ruang kerja Bupati. Penggeledahan dilakukan sejak pukul 10.00 WITA dan belum selesai hingga berita ini diturunkan.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Wartawan dan bahkan pegawai Pemkab Kukar dilarang mendekat dan memotret kegiatan penggeledahan. Bahkan wartawan yang ingin mencoba memotret, diancam akan diambil kameranya.

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Tadi sempat ada pegawai Pemkab yang motret, langsung HP nya diambil petugas,” lapor wartawan INDOPOS dari Tenggarong.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Selain rumah dinas dan ruang kerja Bupati, rumah Khairuddin, ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltim, yang selama ini dikenal sebagai orang dekat Bupati Rita juga digeledah.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Sementara Kabag Humas dan Protokol Setkab Kukar Dafip Haryanto saat dihubungi INDOPOS membenarkan sedang ada petugas KPK di Kantor Pemkab Kukar. Namun dia keberatan jika kegiatan KPK itu disebut sebagai penggeledahan.

www.beritalima.com

“Bukan penggeledahan. Yang lebih tepat meminta dokumen. Petugas KPK minta sejumlah dokumen, kita staf menyiapkan,” ujarnya.

Namun dia belum bisa memberi penjelasan secara rinci karena memang tidak terlibat dalam kegiatan penyiapan dokumen yang diminta penyidik KPK. Sedangkan kabar soal sudah ditangkapnya Bupati Rita, Dafip pun belum dapat menjawabnya.

”Kami belum dapat kabar (soal penangkapan). Yang saya tahu, Ibu (Bupati) di Jakarta sejak kemarin karena ada kegiatan,” jelas Dafip.
(dt)

www.beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *