Karyawan Stikes Karya Putra Bangsa Dituduh dan Diintimidasi Oknum Pengurus Yayasan, Main Santet

  • Whatsapp

Tulungagung, beritalima.com- Baru-baru ini, muncul sebuah kontroversi di Stikes Karya Putra Bangsa, Tulungagung, Jawa Timur. Pasalnya, sekolah yang notabene merupakan institusi pendidikan tinggi di bidang kesehatan, masih ada oknum pengurus yayasan, yakni D, yang percaya dengan hal-hal klenik, termasuk santet. Bahkan ia menuduh salah satu karyawan, yakni UF, telah menggunakan ilmu santet.

Kontroversi bermula, ketika salah satu pegawai bagian administrasi inisial UF, mendapatkan tekanan dan dipaksa mengundurkan diri dengan berbagai tuduhan yang tidak pernah dilakukannya. Salah satu tuduhan tersebut, UF dituduh bermain mistik kepada salah satu pengurus yayasan.

Tuduhan tersebut, bagi UF dirasa tidak mendasar dan seolah olah memojokkan dirinya. UF mengutuk tindakan tuduhan bohong yang menghancurkan reputasinya dan berdampak besar terhadap pekerjaan dan mentalnya.

UF mengatakan, saat ini dirinya mengalami tekanan dan pelecehan psikologis dari rekan kerja dan masyarakat sekitar.

“Pasca munculnya tuduhan ini, saya menjadi objek intimidasi dan hinaan dari rekan kerja sendiri. Bahkan, saya juga menerima ancaman secara anonim melalui media sosial,” ungkap UF, Kamis 5 Oktober 2023.

Dengan adanya tuduhan tersebut, dirinya meminta kepada oknum yang menuduh untuk memberikan bukti yang konkrit agar tuduhan itu bisa terbukti siapa yang benar dan yang salah.

“Saya dituduh dengan berbagai kesalahan yang tidak pernah saya lakukan selama bekerja di Stikes Karya Putra Bangsa. Bahkan yang bikin heran, kenapa orang yang berpendidikan tinggi masih percaya dengan hal-hal yang tidak masuk akal (klenik),” tambahnya.

Ia juga menerangkan, insiden kontroversial di Stikes Karya Putra Bangsa Tulungagung ini, kembali menunjukkan dan mengingatkan kepada semua betapa pentingnya menghormati hak asasi manusia dan menjunjung tinggi etika dalam menyebarkan informasi.

“Saya bersama dengan bapak sampai bersumpah di hadapan oknum yang menuduh kita main klenik atau santet, jika kami bersalah, dalam waktu 5 menit kami berani mati,” terang UF.

“Semoga kasus ini juga menjadi pelajaran bagi kami dan masyarakat umum untuk tidak mudah percaya dengan kabar yang belum terbukti kebenarannya,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, oknum pengurus Stikes Karya Putra Bangsa yang menuduh UF, yakni D, belum mau menjawab konfirmasi dari beritalima.com. Bahkan ketika ditilpun tidak diangkat, dan di WA juga tidak dibalas. (Dst).

Foto: Ilustrasi.

beritalima.com

Pos terkait