Keluhkan Jalan Berdebu ke Pemprov Malut, Warga Desa Lekosula Inginkan Pengaspalan

  • Whatsapp

KEPULAUAN SULA,beritaLima,com ||Masyarakat Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara khususnya warga Desa Falabisahaya mengeluhkan akses jalan di desa yang berdebu, karena belum teraspal.

Pasalnya, proyek dengan  nomor kontrak :600.620/SP/DPUPR MU/APBD/PPK-BM.1/FSK.09/2023 Tanggal 13 Desember 2022 dengan kontrak Rp 13.590.242.000 Waktu Pelaksana 360 Hari Kalender Sumber Dana : APBD TA.2022, 2023, hingga kini belum teraspal.

Salah satu warga Desa Lekosula, Irfan mengatakan, akses jalan yang belum diaspal ini membuat masyarakat merasa tidak nyaman saat melewatinya. Warga pun menyuarakan. Hal ini tentunya, agar pemerintah Provinsi Maluku Utara bisa mendengar apa yang tengah dialami sekarang ini, agar segera mengaspal jalan yang juga dilalui sejumlah desa lainnya.

“ Kondisi ini sudah sangat menggangu aktifitas masyarakat,” jelasnya ditemui di Desa Lekokadai, Jum’at (15/12/23)

Menurut dia, saat musim kemarau, mereka melalui jalan berdebu. Kondisi ini, menurutnya sudah membuat warga tak nyaman. Ia berharap agar pemerintah Provinsi Maluku Utara tidak menutup mata dengan kondisi jalan ini dan segera mengaspalnya, “tegasnya

Sementara itu, pihak Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui dinas terkait belum dapat dihubungi, hingga berita ini ditayangkan. [dn]

beritalima.com

Pos terkait