Lestarikan Pantai, Komunitas Lintas Iman Tanam 1500 Pohon

  • Whatsapp

GRESIK,beritalima.com-Komunitas lintas iman yang tergabung dalam Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (Formagam) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Gresik dan perusahaan BUMN serta berbagai elemen masyarakat, bergotong royong menanam bibit pohon di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik Jawa Timur pada minggu,(26/3/2017)

Acara yang bertemakan ‘Gerakan Nusantara Tanam Pohon, Merawat Bumi, Merawat Kebhinekaan’ ini sebagai upaya menyeimbangkan ekosistem pantai, dimana eksplorasi sumber daya alam belakangan ini cenderung berdampak pada krisis lingkungan yaitu kerusakan Sumber Daya Alam (SDA) sehingga mengganggu kesejahteraan dan kenyamanan manusia.

Koordinator kegiatan Djoko Pratomo, menuturkan, kegiatan ini untuk menumbuh kembangkan kesadaran kolektif dalam merawat dan menjaga kelestarian lingkungan bukanlah hal yang mudah. Perlu pendekatan bertahap, terkonsep dan terintegrasi secara sistematis disemua lapisan masyarakat baik ditingkat Nasional maupun Desa. Dengan kata lain, kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan merupakan suatu keniscayaan agar lingkungan yang sehat dan produktif dapat berlangsung secara berkesinambungan.

“Gerakan ini kita harapkan menandai sebuah babak baru kesadaran lingkungan , perlu terus digagas, didorong ,diimplementasikan dalam sebuah aksi massa agar menjadi sebuah tradisi sehat yang dapat diwariskan secara turun temurun,” ujar Djoko Pratomo,

Djoko juga menambahkan gerakan tanam pohon tersebut menjadi salah satu ikhtiar bukan saja dalam merawat dan melestarikan lingkungan sehat tetapi juga ikhtiar menuju kehidupan yang damai dalam lingkup Bhinneka Tunggal Ika sebagai bagian dari misi kebangsaan yang rahmatan lil alamin.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1500 pohon yang ditanam. 70% adalah jenis pohon kayu. Sedangkan sisanya adalah pohon serbaguna seperti pohon Tanjung, Kenari, Glodokan Tiang, Sirsak, Mahoni, Mindi dan lain sebagainya.

Memang pihak panitia sengaja memilih desa Campurejo kecamatan Panceng sebagai pusat kegiatan gerakan Nusantara tanam pohon ini, karena melihat wilayahnya masih sangat minim tanaman terutama dipinggir pantai.(Ron)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *