Lia, Cawali Bonek, Rajin Blusukan

  • Whatsapp
www.beritalima.com

SURABAYA, beritalima.com | Meski dipandang bondo nekat (Bonek) dan acapkali disindir bahwa Cawali harus memiliki isi tas, nyatanya Lia Istifhama atau identik dengan slogan Suroboyo ceria ini, masih saja menebar pesonanya.

Diakui atau tidak, namanya masih melambung dalam bursa pemilihan Wali Kota Surabaya, 2020 mendatang.

Berdasarkan pantauan, ibu dua anak ini nyatanya sanggup menampakkan dirinya dalam beberapa lokasi sehari. Dengan dalih ‘sedang berproses’, blusukan yang dilakukan Lia Istifhama memang cukup mudah diterima oleh masyarakat.

Minggu (8/9/2019), mantan Caleg PPP untuk Dapil 3 Kota Surabaya pada pemilihan legislatif 2009 lalu memulai kegiatannya di Taman Bungkul bersama teman-teman organ Alumni Surabaya Bersatu (ASB).

www.beritalima.com

Dalam acara senandung cinta NKRI tersebut, Lia tidak membawa embel-embel kepentingan maju sebagai calon Walikota. Ia hanya hadir sebagai tamu dan sempat berorasi singkat mengenai pentingnya semangat humanisme, yaitu memanusiakan manusia dan menjaga solidaritas antar sesama.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Usai orasi, Cawali yang kerap dijuluki Bonek tersebut bergeser ke Masjid Rahmad Kembang Kuning, untuk mengikuti jalan sehat.

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Putri salah satu penasehat masjid Rahmad, yaitu KH Masjkur Hasjim tersebut bahkan turut bersenandung tiga lagu bersama artis pengisi acara, yaitu Safira Records.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Selepas acara selesai, Lia bergeser ke masjid Chenghoo menghadiri bakti sosial kesehatan dan setelahnya ia melakukan pertemuan terbatas di wilayah Embong Ploso.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Lia sendiri mengakui, dalam sehari minimal tiga titik yang ia tempuh dan ia membatasi hanya lima titik dalam sehari. Intensitas tersebut dipandangnya wajar dalam sebuah proses politik.

www.beritalima.com

“Kebetulan saya memang berasal dari keluarga politik. Jadi sudah terbiasa riwa riwi bersilaturahmi seperti ini,” terangnya seraya menambahkan, dirinya mengakui terlalu dini jika setiap pertemuan ia minta dukungan untuk maju sebagai Cawali Surabaya.

Adapun Pilwali Surabaya mendatang memang memunculkan banyak nama yang dianggap memiliki kans maju, seperti Wishnu Sakti Buana, Armuji, Sukma Sahadewa, Djadi Galajapo, Untung Suropati, Hasrul Azhar, Firman Syah Ali, Dedy Rachman, Ali Azhar, Edward Dewarucci, Daniel Gunawan, dan sebagainya. (tim)

www.beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *