Libur Panjang Waisak, KAI Daop 8 Sediakan 27.226 Tempat Duduk Per Hari

  • Whatsapp

SURABAYA, beritalima.com | Menyambut libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Waisak, 23 – 26 Mei 2024, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan 27.226 tempat duduk setiap harinya. Jumlah kapasitas ini mencakup 47 KA jarak jauh yang terdiri dari 43 KA reguler, 3 KA tambahan, dan 1 KA lokal komersial tambahan.

Tiga KA jarak jauh tambahan dan 1 KA lokal komersial itu, KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng – Yogyakarta, KA Malioboro Ekspres relasi Malang – Purwokerto, KA Malabar pagi, relasi Malang – Bandung, dan KA Arjuno Ekspres relasi Malang – Surabaya Gubeng PP.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, KAI Daop 8 Surabaya siap mengakomodir kebutuhan masyarakat yang melakukan mobilitasnya pada periode libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Waisak.

Dia menuturkan, transportasi kereta api memiliki berbagai keunggulan, diantaranya keselamatan pelanggan, keamanan dan kenyamanan pelanggan, ketepatan waktu, dan juga mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya.

Pada libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Waisak 2024, berdasar data pada Selasa (21/5) pukul 10.00, pemesanan tiket KA jarak jauh keberangkatan di Daop 8 Surabaya tanggal 22 – 26 Mei 2024 tercatat sebanyak 62.339 pelanggan.

“Data ini akan terus meningkat, karena penjualan tiket masih terus berlangsung,” tambah Luqman, Selasa (21/05/2024).

Dalam kesempatan ini Luqman juga menyampaikan beberapa tips yang bisa dilakukan oleh masyarakat saat akan melakukan perjalanan dengan transportasi kereta api, yakni pesan tiket KA jauh hari, sediakan waktu tempuh yang cukup untuk menuju stasiun agar tidak tertinggal KA, dan perhatikan barang bawaan yang diperbolehkan.

Disebutkan, barang yang dilarang dibawa sebagai bagasi meliputi binatang, narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya, senjata api/tajam, benda yang mudah terbakar/meledak, benda yang berbau busuk/amis atau dapat mengganggu kesehatan.

Selain itu juga barang lainnya yang menurut pertimbangan petugas boarding tidak pantas diangkut sebagai bagasi karena keadaan dan besarnya tidak pantas diangkut sebagai bagasi.

“Selain mengutamakan keselamatan perjalanan KA, KAI juga mengedepankan kenyamanan setiap pelanggan saat berada di stasiun, di atas KA, hingga stasiun tujuan. Namun, diperlukan juga dukungan dari setiap pelanggan untuk dapat menciptakan suasana yang saling mendukung satu sama lain agar tercipta perjalanan yang nyaman, aman, dan selamat,” pungkas Luqman Arif. (Gan)

Teks Foto: Situasi Stasiun Surabaya Gubeng jelang masa angkut libur panjang Waisak.

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait