Mas Dwi Terjunkan Bantuan Untuk Korban Semeru

  • Whatsapp

SURABAYA, Beritalima.com| Ketua fraksi PKS Hanura Bulan Bintang DPRD provinsi Jatim, Dr Dwi Hari Cahyono atau yang akrab disapa mas Dwi ini mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berjibaku memberikan bantuan baik moril maupun materil kepada para korban erupsi gunung Semeru, sejak gunung Semeru memuntahkan erupsinya.

Bahkan Fraksi PKS DPRD Jatim sudah menerjunkan tim trauma healing untuk anak-anak korban bencana di sejumlah desa yang menjadi terdampak letusan Gunung Semeru.

“Sejak kemarin sudah ada tim yang bergerak dan terjun kesana untuk membantu memulihkan trauma healing untuk anak-anak terutama di daerah perbatasan Malang dan Lumajang,” terang anggota komisi B ini.

Mas Dwi menyebutkan bahwa Tim ini memberikan bantuan memulihkan psikologi anak-anak akibat adanya bencana erupsi Semeru.

“Tim menghibur anak-anak lalu mengajak mereka menyanyi hingga memberikan hadiah jika yang berhasil menjawab pertanyaan tim, dan juga bisa menyanyikan lagu Indonesia raya,” sambungnya.

Pria asal Malang ini juga mengatakan dari pantauan di lapangan, kondisi masyarakat di daerah perbatasan sangat memprihatinkan.

“Saya mengambil contoh di desa Oro-Oro Ombo kecamatan Pronojiwo yang merupakan perbatasan antara Lumajang dan Malang. Akses infrastruktur terputus sehingga untuk mendapatkan bantuan kemanusiaan sangat sulit. Saya mohon perhatian semuanya untuk bisa menembus ke wilayah tersebut. Bantuan jangan terpusat saja di kota Lumajang,” lanjutnya.

Diungkapkan oleh Dwi bahwa infrastruktur jembatan Kladak perak terputus. Jadi pemkab Lumajang kalau mau kirim bantuan harus putar lewat kota malang. Saat ini tim dari PKS sedang berusaha maksimal untuk membantu masyarakat yang terdampak letusan Semeru.

“Perlu ada penyadaran kepada masyarakat bahaya letusan susulan. Karena saat ini, masyarakat kalau siang kembali kerumahnya sedangkan malam hari baru balik ke pengungsian,” tukasnya.

Selain menurunkan tim, fraksi PKS DPRD Jatim juga mengirimkan sejumlah bantuan kemanusiaan untuk masyarakat di perbatasan Lumajang dan Malang yang terdampak erupsi Semeru.

“Bantuan kami gelontorkan mulai sembako, selimut, pempers, susu anak anak, makanan siap saji, dan tim juga membuka dapur umum di lokasi pengungsian,” tandasnya.

“Dan sampai jam 10 tadi belum kelihatan bantuan fari pemerintah,” pungkasnya.(Yul)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait