Minta Klarifikasi Komisi D Segera Panggil Rumah Sakit HGA

oleh -165 views

Depok,beritalima.com
Kasus penelantaran pasien oleh pihak Rumah Sakit Hasanah Graha Afiah (HGA) yang terjadi minggu malam sempat mendapatkan reaksi keras dari anggota komisi D, Lahmudin melalui sambungan telpon meminta agar pasien yang sudah mendaftar di Unit Gawat Darurat (UGD) di respon dan di tangani dengan baik sesuai dengan SOP yang berlaku.

Hal tersebut sangat di sayangkan oleh pihak keluarga pasien karena menurut keluarga dari pasien Zoey kenapa harus ada perintah baru bergerak kalau seandainya tidak ada perintah bagaimana.

www.beritalima.com

” ini kan aneh kita masuk lewat UGD bukan nya di cek dulu seperti gambar-gambar yang di tempel bahwa kasus yang harus segera di tangani masuk dalam katagori gawat itu butuh brapa menit itu yang benar ini tidak di suruh daftar antri terus sampai jam sebelas malam gak ada panggilan untuk di tangani apa ini yang namanya SOP,” kata Betty orang tua dari Zoey.

Sementara itu Sandi Direktur Rumah Sakit HGA mengatakan bahwa dirinya belum menerima laporan dari bawahannya terkait dengan adanya keluhan terhadap pelayanan Rumah Sakit yang di pimpin nya.

“Saya sampai dengan siang ini belum mendapat laporan dari staf saya,” kata Dirut RS HGA

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Dirut dari RS HGA juga mengatakan bahwa sebaiknya pasien untuk membuat surat peryataan terkait dengan keluhan agar pihak nya bisa menindak lanjuti dari surat tersebut.

“Sebaiknya buat surat yang isinya kronologis lalu di sampaikan ke saya supaya saya bisa follow up karena saya belum menerima laporan,” tambahnya.

Menanggapi hal tetsebut Lia salah satu kerabat pasien menganggap aneh karena seorang pimpinan tidak tau kejadian yang ada di bawah naungannya.

“Kalau masalah komunukasi saja sudah gak bener apa lagi masalah yang lainnya pantas saja SOP tidak di jalankan Pimpinannya saja di abaikan tidak di berikan informasi padahal pihak BPJS mengatakan bahwa mereka sedang rapat tertutup aneh kan,” tandas nya.

Menaggapi hal tersebut Ketua Komisi D Pradana mengatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil managemen dari Rumah Sakit HGA untuk dapat memberikan keterangan terkait dengan keluhan dari masyarakat.

“Saya sudah share perihal tersebut , dan saya tetap meminta klarifikasi dari RS Hga yang bersangkutan pasti ada SOP mana kategori yang emergency dan mana yang tidak,” katanya.(Yopi) www.beritalima.com

www.beritalima.com