Mobil dibawa Lari Bayu Aditya, Dimanfaatkan Orang Yang Tidak bertanggungjawab Untuk Menipu

  • Whatsapp

MALANG, beritalima.com | Berbagai modus atau yang dilakukan penipuan yang memanfaatkan kecanggihan tehnologi telekomunikasi perlu selalu diwaspadai masyarakat umum.

Beberapa hari terakhir ini, masyarakat di Kabupaten Malang diresahkan dengan ulah pihak-pihak tidak bertangung jawab yang melancarkan aksi kejahataan, dengan modus penipuaan mengaku sebagai teman dekat usai menemukan Mobil Jenis Suzuki yang digadaikan seorang pelaku Bayu yang telah diduga menggelapkan mobil jenis suzuki milik warga Surabaya. Namun korban penggelapan mobil itu. menshare foto pelaku di berbagai medsos.

Selanjutnya, ada sejumlah penipu yang melancarkan aksinya dengan, menghubungi korban. Yang mengatasnamakan teman dekat pelaku penggelapan.

” Silahkan datang ke Malang Mas ini mobilnya ada di saya,” kata Muhammad Yong yang menelpon Adit yang mobilnya dibawa kabur oleh Bayu Aditya kepadanya.

Adanya kabar tersebut, dengan senang hati tanpa berpkir panjang Adit langsung meluncur ke Malang dengan naik Bus, sebelumnya Adit menjanjikan akan memberikan 1 juta setelah menyerahkan mobilnya.

Namun sesampai di Malang dengan janjian pertemuannya di Mall Matahari dengan menggunakan telpon selulernya Muhammad Yong menelpon Adit untuk transfer sebagai ikatan kepercayaan.

“Silahkan transfer dulu mas, nanti 5 menit kemudian setelah transfer akan saya kasih tahu mobilnya ada dimana,” ujar Muhammad Yong dengan menggunakan HP. 081230972622.

Adit langsung saja transfer sesuai kespakatan Rp. 100 ribu ke rekening BNI atas nama Muhammad Yong dengan nomor rekening : 0900910653 sesuai sms yang diberikannya dan kemudian disuruh wa ke anaknya di nomor hp 081340419840, dan dilakukan oleh Adit langsung transfer ke rekening tersebut.

Namun, usai melakukan itu semua, ternyata ditelpon lagi untuk transfer lagi pelaku tersebut meminta Rp.400.0000. Dengan adanya itu Adit Mulai tidak percaya dengan penelpon yang diduga melakukan penipuan.

Diharapkan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan modus modus penipuan seperti itu. Apalagi dengan nomor telpon yang menghubungi dengan nomor 081230972622, 081340419840. yang mengaku tinggal di Kepanjen Kabuaten Malang dan suara dengan logat Madura.
(rr)

Pos terkait