Narkoba Beredar di Sekadau, Ini Pesan Wabup

oleh -90 views

Sekadau – Peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan. Terlebih, Sekadau merupakan jalur perlintasan sehingga rawan masuknya narkoba di Sekadau. Sebab, barang haram tersebut kini sudah merambah hingga ke kecamatan bahkan ke desa-desa.

Wakil Bupati Sekadau Aloysius mengatakan, kriminalitas, kekerasan terhadap anak, seks hingga narkoba perlu penanganan serius. Untuk itu, kata dia, mencegah tindak kejahatan tersebut dimulai dengan kegiatan sosialisasi.


Berkenaan dengan narkoba, Aloy menilai narkoba sudah luar biasa di Sekadau. Bahkan, kata dia, narkoba sduah merambah hingga ke kecamatan bahkan ke desa-desa. Namun, yang lebih memprihatinkan narkoba sudah menyasar kekalangan pelajar.

“Kepada masyarakat agar tidak melepas anaknya dalam arti kata kalau di sekolah itu baisa diawasi. Tapi kalau jam sekolah telah selesai tolonglah bersama-sama, para orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat ikut serta dalam mengawasi anak,” kata Aloy yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sekadau.

Aloy mengatakan, tak hanya mengawasi anak-anak juga perlu diberikan nasehat atau ceramah. Para pemuka agama, kata dia, bisa menyampaikan hal itu kepada anak-anak muda pada saat beribadah.

“Misalkan hari Minggu nasehat atau ceramah itu bisa disampaikan di gereja. Kalau hari Jumat, hal ini juga disampaikan kepada anak-anak. Saya lihat perilaku anak-anak muda sekarang luar biasa,” ucapnya saat ditemui, pada Sabtu (29/10).

Meski ada anggapan terjadinya berbagai kasus tersebut dipengaruhi karena Sekadau merupakan daerah membangun dan akan maju. Namun, Aloy mengatakan hal tersebut tidak bisa menjadi standar.

“Daerah maju lebih bagus lagi tanpa kekerasan, tidak ada lagi narkoba atau PSK terselubung. Peran semua pihak untuk mencegah berbagai tindakan itu terjadi sangat diperlukan,” timpalnya.

Sementara itu, Kapolres Sekadau AKBP Yury Nurhidayat mengatakan peredaran narkoba memang sudah rawan. Apalagi, kata dia, Sekadau merupakan daerah perlintasan sehingga dengan mudah barang haram tersebut melewati atau bahkan masuk ke Sekadau.
Untuk itu, ia mengajak semua pihak berpartisipasi memberantas narkoba. Sebab, pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tanggungjawab polisi, melainkan oleh semua pihak.

Sebelumnya, Yury menegaskan komitmennya perang terhadap narkoba. Sebab, kata dia, dari narkoba tersebut bisa berkembang hingga munculnya kejahatan lainnya. “Misalnya, tidak punya uang tapi menggunakan narkoba. Otaknya konslet, dikhawatirkan nantinya dapat melakukan tindakan yang mengancam keselamatan orang lain,” ujarnya.

Apalagi, kata Yury, remaja dan generasi muda memang rentan narkoba. Namun, lanjutnya, pihaknya akan melakukan upaya preventif atau pencegahan, salah satunya mendatangi sekolah-sekolah yang ada di Sekadau.

“Kami akan merektur para pelajar yang memiliki talent untuk bergabung dengan kepolisian. Kemudian melakukan pembinaan seputar remaja, pergaulan agar mereka tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” tandasnya.

(Ya)