Ngantri Vaksinasi Malah Disuruh Pulang

  • Whatsapp

CIANJUR, beritalima.com | Vaksinasi yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Cianjur di pendopo Kecamatan Sindangbarang, Minggu (5/9/2021) dinilai carut-marut, banyak masyarakat terpaksa harus pulang sebelum mendapatkan layanan.

Mustofa, salah seorang peserta misalnya, meski bolak-balik ke meja pendaftaran selalu ditolak dan disuruh menunggu giliran hingga 8 jam namun ada beberapa orang yang baru datang langsung dilayani.

Sementara Suryana, buruh harian yang datang naik ojeg sekitar pukul 09.00 WIB sampai menjelang maghrib tidak mendapatkan kartu antrian, dia pulang dengan kecewa.

“Saya sudah menuruti anjuran Pemerintah, datang naik ojeg dan menghentikan aktivitas serta pekerjaan, namun terpaksa pulang dengan rasa kecewa”, pungkas dia.

Pelayanan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terlibat pada kegiatan tersebut menurut satu sumber dinilai sangat buruk. Mereka yang jumlahnya cukup banyak hanya diam saja saat Atikah, salah seorang peserta jatuh tersungkur dan hidungnya berdarah setelah divaksin.

Beruntung anggota TNI dan Polri yang mengamankan bertidak cepat dan membawanya ke Puskesmas Sindangbarang.

Selain itu, kegiatan vaksinasi di Pendopo Kecamatan Sindangbarang juga diduga melanggar protokol kesehatan (prokes). (Pathuroni Alprian)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait