Nurwahyudi: “Kegiatan-Kegiatan Positif Kemasyarakatan Di Trenggalek Harus Terus Di Galakan”

oleh -135 views

TRENGGALEK, beritalima. com
Dengan banyaknya event yang mulai digelar di Trenggalek baik dari skala lokal, regional bahkan nasional memicu apresiasi dan kepedulian dari berbagai kalangan. Moment-moment penting dalam kalender hari bersejarah Indonesia menjadi sarana untuk membuat kegiatan lebih mengena dihati masyarakat. Salah satunya adalah diadakannya lomba futsal yang memperebutkan piala Kapolres Trenggalek dalam rangka memperingati HUT ke-72 Bhayangkara dan HUT Kemerdekaan ke-73 RI dengan total hadiah pembinaan 10 juta rupiah. Lomba yang dibuka Kapolres mulai Hari Sabtu tanggal 18 Agustus 2018 dan terbuka untuk segala lapisan masyarakat tersebut diikuti berbagai club dari penjuru wilayah eks (bekas) Karesidenan Kediri dan Madiun. Adalah, Nurwahyudi, S.Pd salah satu anggota DPRD Trenggalek bahkan ikut ambil bagian bersama dengan rekan journalist guna meramaikan acara tersebut.

“Sebagai bagian dari masyarakat Trenggalek dan pengemban amanah rakyat, saya mewakili pribadi juga lembaga sangat mengapresiasi dengan adanya lomba futsal ini, ” ungkapnya saat dihubungi beritalima. com, Minggu (19/8).


Menurut Nurwahyudi, kegiatan-kegiatan positif seperti ini bisa diagendakan secara rutin dan harus bisa ditingkatkan skalanya karena otomatis akan mendorong perputaran roda perekonomian masyarakat Trenggalek.

“Kegiatan-kegiatan positif kemasyarakatan di Trenggalek harus terus digalakan dan pemerintah daerah sudah semestinya ikut meng-handle kegiatan yang memang berpotensi bisa meningkatkan pergerakan ekonomi kerakyatan, ” imbuh pria asli Desa Nglebo Kecamatan Suruh ini.

Lebih lanjut politisi Partai Golkar ini mengingatkan, bahwa kegiatan apapun yang sudah diinisiasi seperti ini kedepan harus mampu di manfaatkan oleh otoritas yang ada di daerah.
“Jika pemerintah daerah mau, saya yakin mampu menciptakan gelaran dengan skala yang lebih besar lagi, misal setingkat regional Jawa Timur namun harus tetap mengacu pada kemampuan APBD Trenggalek agar tidak menjadi blunder, ” kata Nurwayudi.

Pasalnya, gelaran yang berskala lebih luas itu jika dikelola n dikemas secara matang juga bisa menjadi celah tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga.

“Saat banyak orang luar daerah masuk ke Trenggalek, pasti akan menggunakan fasilitas yang ada di Trenggalek. Otomatis, akan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat dan Daerah. Itu bisa saya lihat dari kegiatan futsal tadi malam di Boy Futsal Kelutan, para pemain dari luar daerah menginap di hotel maupun penginapan trus banyak dari mereka juga kongkow ngopi di warung-warung, ” pungkasnya.
Heru Gondrong