Paslon Harus Jadi Santuni Anak Yatim Dan Fakir Miskin Di Deklarasi TABIR

oleh -45 views

Bireuen- Aceh Beritalima Deklarasi Tabir di Meuliek, Samalanga, Tim Abu Bireuen (TABIR), sebagai Penasehat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut Satu, pasangan H Ruslan M Daud-H Djamaluddin Idris, resmi dibentuk hari ini, pada pukul 15:00 WIB, Rabu (21/12/2017) di Gampong Meuliek, Samalanga, Bireuen.

    Ketua TIM pemenangan HARUS JADI Muzakir Zulkifli kepada Beritalima.com mengatakan, acara ini turut menyantuni 108 anak yatim piatu dan 90 keluarga fakir miskin, dari 46 desa se-Kecamatan Samalanga, yang diselenggarakan di tempat Manasik Haji Pengajian Addarul Mubarak Al Bakri, Meuliek, Samalanga.
   TABIR Bireuen diketuai oleh Tgk H Ismail Yusuf, SH. yang akrab disapa Abu Mae mengatakan, tim ini dibentuk dengan tujuan untuk selalu mendampingi pasangan Harus Jadi agar selalu bekerja dengan etika politik santun, sebutnya.
   “Saya memohon bantuan dan dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat,” pinta H Ruslan M Daud kepada masyarakat yang hadir. Permintaan yang dilandasi karena apa yang sudah dilaksanakannya pada periode pertama belum selesai, sehingga perlu dilanjutkan satu periode lagi agar yang menjadi harapan terkabul kiranya. H Ruslan mengatakan, kondisi Bireuen saat ini hal yang perlu dilakukan adalah pembangunan moral.
    Karena saat ini banyak generasi muda yang akhlaknya rusak karena pengaruh narkoba. Program Harus Jadi kedepan adalah membangun setiap dayah atau balai pengajian di Kabupaten Bireuen. “Bireuen adalah kabupaten pertama yang membuat Badan Dayah dalam struktur pemerintahan di Aceh,” kata H Ruslan. “Kemampuan keuangan yang sangat terbatas, mengharuskan setiap pimpinan daerah harus memiliki kemampuan untuk melobi pemerintah pusat,” kata H Ruslan.
    Menurutnya, bupati hanyalah pengelola keuangan daerah, dan uang itu adalah milik rakyat. Semua yang dilaksanakan harus dipertanggung jawabkan, sehingga tidak boleh digunakan sesuka hati, namun harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. Sambutan H Ruslan berhenti saat masyarakat yang hadir pada acara tersebut berdiri khidmat. Tampak dari gerbang Abu Tumin Blangbladeh, salah seorang ulama kharismatik Aceh memasuki tempat acara. “Bagi ulon tuan, nyo merupakan kehormatan dari masyarakat, terutama dari alim ulama di Samalanga.
    Dengan hadirnya Waled Nurzahri Samalanga, nyo ka meuwakili ulama laen. Nyo merupakan maklumat bagi geutanyoe mandum, untuk tadukung pasangan Ruslan M Daud dan Djamaluddin Idris,” kata Abu Tumin sebelum mempesijuek (tepung tawar.red)
    untuk pasangan H Ruslan M Daud-H Djamaluddin Idris, Kepada tokoh masyarakat Samalanga dan Simpang Mamplam sekitarnya dan kepada Tim Harus Jadi dan kepada Calon Bupati yang akan jadi Bupati dan kepada Calon Wakil Bupati, kalau suatu saat akan bertengkar, harus ingat, semua sudah makan beulukat yang diberikan oleh Abu Tumin. Kata Abu Tumin.
    Waled Nurruzahri dalam sambutannya mengatakan, dengan doa-doa kita semua kita mengharapkan agar apa yang kita doakan hendaknya dikabulkan oleh Allah SWT. “Meunyo meutuka super yo teuh, bek sampo super bus meutuka ngon super moto jungkat, watee geuteugon gah kon dijak moto, tapi ka meujungkat. Dari pada ta pileih super laen, leubeeh got ta pakek super yang kana mantong,” kata Waled Nu.
“Nyo dumpu doa ka tabaca dan ka ta meulakee bak po, peuteuntee teutap bak po,” kata Waled Nu. Menurutnya, kalaupun ada kandidat yang terlalu bersemangat tetapi nanti tidak terpilih, jangan sampai gila. “Nyo ta lakee mandum-mandum, pue yang ta pubuet beu geu ridha le Allah SWT,” kata Waled Nu. Beliau juga meminta kepada semua masyarakat agar berpolitik sehat, jangan berpolitik dengan cara yang tidak sehat. (Abdullah Peudada)