Pelatihan Dan Pendampingan Penggunaan Google Map For Business Bagi UMKM Di Desa Kalanganar

  • Whatsapp
Foto bersama peserta Pelatihan Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Google Maps For Business Bagi UMKM

beritalima.com | Mekanisme pasar yang semakin terbuka dan kompetitif menjadikan penguasaan pasar merupakan prasyarat untuk meningkatkan daya saing UMKM. Optimalisasi pemasaran saat ini dibutuhkan para UMKM dalam peningkatan penjualan. Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hang Tuah melaksanakan Pengabdian Masyarakat kepada UMKM Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo sebagai pelaksanaan salah satu bentuk Tridharma Perguruan Tinggi. Dalam pengabdian masyarakat kali ini Program Studi Administrasi Bisnis mengangkat tema mengenai Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Google Maps For Business Bagi UMKM. Pelatihan dan pendampingan ini melibatkan seluruh dosen tetap Program Studi Administrasi Bisnis antara lain Drs. Winarto,MM, Drs. Chasan Azhari, M.AP, Sri Hartati Setyowarni,S.Sos,M.AB, Herman, S.Sos,M.SM, Rini Fatmawati,S.Sos,M.SM, Setya Prihatiningtyas,S.Sos,M.Si, Febrina Hambalah,S.IP,M.BA dan para mahasiswa Prodi Administrasi Bisnis.

Pelatihan dan pendampingan ini dilakukan oleh Dosen Program Studi Administrasi Bisnis karena melihat pentingnya UMKM di Desa Kalanganyar untuk lebih mengoptimalkan pemasaran produknya dengan menggunakan sentuhan teknologi informasi dan penggunaan Social Media. Karena saat ini Social Commerce menjadi hal yang sangat menentukan. Diharapkan dengan pelatihan dan pendampingan ini bisa memaksimalkan potensi UMKM Desa Kalanganyar untuk bisa semakin dikenal oleh pasar.

Foto kegiatan diskusi dalam Pelatihan Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Google Maps For Business Bagi UMKM

Dalam Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Google Maps For Business yang diikuti oleh UMKM di Desa Kalanganyar. Mereka sangat antusias terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi yang dilakukan secara interaktif. Hasil pelatihan dan pendampingan yang dilakukan menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pendampingan para UMKM belum mengelola Google Maps dengan baik. Google Maps ini cukup membantu UMKM sehingga dengan mudah konsumen dapat mencari lokasi usaha dan mempermudah proses komunikasi pemasaran. Selain itu UMKM menjadi mengetahui cara mengelola Google Maps yang sudah dimiliki dengan menambahkan foto terbaru, review, rating, membalas QnA dengan baik dan berbagai hal yang terkait dengan Google Maps.

Selain itu, peserta pelatihan dan pendampingan Penggunaan Media Sosial Instagram juga sangat antusias terbukti dengan diskusi yang sangat interaktif dengan para UMKM. Dalam pelatihan dan pendampingan ini UMKM didampingi dalam membuat Instagram bisnis . Setelah peserta bisa membuat instagram tahap berikutnya adalah melakukan pengelolaan terhadap akun instagramnya. Dalam pendampingan ini, Instagram para peserta pelatihan akan dilakukan evaluasi dan akan diberikan pendampingan untuk mengelola instagramnya dengan baik. Mulai dari foto yang ditampilkan, edit profile nomor kontak sampai beralih ke akun profesional

Foto kegiatan Pendampingan Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Dalam Mendukung Aktivitas Bisnis UMKM

Pendampingan dan Pelatihan yang dilakukan Prgram Studi Administrasi Bisnis sangat dirasakan manfaatnya oleh para peserta UMKM. Seperti yang disampaikan salah satu peserta Ibu Hj. Halimah yang menyampaikan bahwa Pelatihan dan pendampingan ini sangat berguna bagi para UMKM. Dari yang belum punya akun sampai menjadi punya akun, dan yang sudah punya akun menjadi bisa lebih mengelola akun Instagramnya dengan lebih baik dengan tips dan trik yang diberikan oleh para dosen.

Foto Bersama peserta Pendampingan Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Dalam Mendukung Aktivitas Bisnis UMKM

dan Pendampingan Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Dalam Mendukung Aktivitas Bisnis UMKM. (Red)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait