Pengamat: Pimpinan dan Anggota DPR RI Harus Tolak Fasilitas Isoman di Hotel

  • Whatsapp

JAKARTA, Beritalima.com– Dalam kondisi sebagian besar masyarakat Indonesia lagi ‘sekarat’ sebagai dampak dihantam pandemi virus Corona sejak awal Maret tahun lalu, para wakil rakyat di Parlemen disediakan Sekjen DPR RI fasilitas Isolasi Mandiri (Isoman) di Hotel.

Biayanya tentu saja diambilkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). “Saya dengar kabar, anggaran Isoman untuk para wakil rakyat ini diambilkan dari anggaran kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri.

Fasilitas isoman tersebut seharusnya ditolak oleh pimpinan dan anggota DPR RI,” ungkap pengamat komunikasi politik Uniersitas Esa Unggul Jakarta, Muhammad Jamiluddin Ritonga.

Sebab, kata pengamat yang akrab disapa Jamil itu saat bincang-bincang dengan Beritalima.com di Jakarta, Kamis (29/7) pagi, selama ini anggota DPR RI sudah mendapat fasilitas kesehatan VVIP.

 

Jadi, seandainya ada anggota DPR RI positif Covid-19, secara otomatis sudah mendapat fasilitas perawatan VVIP. Karena itu, untuk apalagi fasilitas isoman hotel berbintang tersebut?

“Pimpinan DPR RI, khususnya Puan Maharani harusnya menolak tawaran fasilitas tersebut,” ungkap mantan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik (Fikom IISIP) Jakarta tersebut.

Sebagai pimpinan lembaga tinggi yang merupakan representasi rakyat, seharusnya Puan yang digadang-gadang menjadi calon presiden 2004-2029 mempunyai sense of crisis. Puan harusnya mendahulukan kepentingan rakyat daripada kepentingan lembaganya.,” kata Jamil.

Karena itu, alokasi anggaran untuk isoman anggota DPR RI sebagaiknya dialihkan buat keperluan membeli sembako dan dibagikan kepaa rakyat yang sudah banyak mendapatkan kesulitan menafkahi keluarganya. Sembako tersebut dapat dibagikan melalui anggota DPR RI berdasarkan Daerah Pemilihannya (Dapil).

Apalagi, jelas Jamil, saat ini anggota DPR RI lagi reses, sehingga dapat segera membagikan sembako tersebut.

Kalau itu dilakukan DPR RI, berarti mereka sadar sesadar-sesadarnya keberadaan mereka di DPR RI karena rakyat.

Karena itu, saat rakyat membutuhkan bantuan, seharusnya anggota DPR RI terdepan membantunya.

Hal itulah yang seharusnya disadari pimpinan dan anggota DPR RI. “Mereka harua sadar, tanpa rakyat mereka tidak ada di gedung yang megah dan nyaman tersebut.
,” demikian Muhammad Jamiluddin Ritonga
. (akhir)

 

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait