PPDI Nyatakan Dukung Khofifah Dua Periode, Khofifah Bagi-bagi Mawar Merah,

  • Whatsapp

SURABAYA, Beritalima.com|
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dalam masa kepemimpinannya selama 4 tahun terakhir, benar-benar meresap di hati masyarakat Jatim. Dalam setiap kesempatan bertemu dengan berbagai elemen masyarakat, nama Khofifah Indar Parawansa dielu-elukan.

Begitupun saat Rakor bersama PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) yang dilaksanakan di Jatim Expo (JX) Surabaya, Selasa (19/12/2023).

Acara ini terasa sangat istimewa dan langka. Sebab, selain dihadiri ribuan PPDI Jatim ini, juga dihibur langsung oleh Khofifah yang bernyanyi membawakan tiga lagu sekaligus.

Lagu pertama yang dibawakan Khofifah bersama penyanyi dangdut Tasya Rosmala ini berjudul ‘Ikan Dalam Kolam’, dan dilanjut ‘Sekuntum Mawar Merah’. Saat membawakan lagu ‘Sekuntum Mawar Merah’ ini, Khofifah membagi-bagikan mawar merah kepada perangkat desa, yang larut dalam musik dan suara Khofifah dan Tasya Rosmala yang sangat merdu.

Usai bernyanyi, mantan Menteri Sosial ini lantas memberikan pengarahan dan membeberkan hasil kinerjanya selama hampir lima tahun menjabat sebagai gubernur Jatim.

Diakhir sambutannya, Khofifah juga menyampaikan niatnya yang ingin maju lagi pada Pilgub Jatim 2024 dan memohon doa.

“Mohon doanya, saya akan ikut Pilgub berikutnya,” kata Khofifah, yang langsung disambut tepuk tangan dan gemuruh para perangkat desa.

Dalam kegiatan ini, PPDI juga Jatim memberikan penganugerahaan penghargaan kepada Khofifah sebagai Ibu Perangkat Desa Jawa Timur. Mereka juga berharap agar kepemimpinan Khofifah-Emil Dardak di Jatim bisa berlanjut kembali di periode 2025-2030.

Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kates, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Mulyono menyebut kepemimpinan Khofifah-Emil selama hampir lima tahun sangat baik. Warga desa merasakan kemajuan di era Khofifah-Emil, khususnya di sektor pertanian.

Selain itu, warga desa lebih mudah mengakses pupuk subsidi di era Khofifah-Emil. Karena itu, dia berharap Khofifah-Emil bisa memimpin Jatim kembali.

“Petani-petani desa bisa mengakses pupuk subsidi. Saya harap kinerjanya bisa bertahan. Dan kalau bisa dilanjutkan lah sampai periode selanjutnya,” tegasnya.

Hal yang sama dikatakan Kepala Dusun Srau, Desa candi, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Tumino. Dia menyebut duet Khofifah-Emil perlu dilanjutkan kembali, karena berkomitmen mensejahterakan warga di desa. Kalau sudah ada yang baik, maka buat apa mencari yang lain.

“Bu Khofifah-Emil, bagi kami sebagai perangkat merasakan kinerjanya bagus. Sejak adanya PPDI ini, bantuan dari Bu Khofifah-Emil dikasih tambahan untuk penghasilan perangkat desa. Kerja keduanya nyata,” tukasnya.

Kepala Dusun Kutukan, Desa Kunjang, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Suwoko memiliki pandangan serupa. Kepemimpinan Khofifah-Emil sangat baik, apalagi soal pelayanan ke masyarakat.

“Khofifah Emil sangat baik, pelayanan baik ke masyarakat. Bantuannya bagus, kami harap bisa ditambah dan lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Suwoko menyebut sektor pertanian sangat maju di era Khofifah-Emil.

“Pembangunan di daerah, khususnya di sektor pertanian sangat bagus. Kami pupuk juga dibantu. Tentu harapan kami kalau bisa terus, lanjutkan Khofifah-Emil,” tandasnya.

Tata Usaha Desa Jatimulyo, Tuban, Weni Mariati menyampaikan sektor pendidikan di era Khofifah-Emil mulai merata hingga ke pelosok Jatim.

“Kalau pemerintahan Khofifah-Emil baik, pembangunan juga sangat baik dan merata. Segi pendidikan baik dan merata sampai pelosok daerah,” ucapnya.

Selain itu, Weni mengaku perangkat desa mendapat Siltap yang rutin selama Khofifah-Emil memimpin Jatim. Siltap itu gaji perangkat desa di era Khofifah-Emil diperhatikan dan lancar. “Sekarang cairnya rutin. Perlu dilanjutkan lah Khofifah-Emil bagus,” tuturnya.

Kepala Dusun Setemon, Kabupaten Madiun, Yuni Rahmawati mengatakan selama Khofifah-Emil memimpin, perangkat desa terbantu adanya program Banprov dari Pemprov Jatim. Sebelumnya belum pernah menerima itu. Tahun ini dikasih dua kali.

“Di desa program itu sangat dirasakan, dan ada kemakmuran di desa serta berkurang angka kemiskinan. Kami inginnya dilanjutkan Khofifah-Emil apalagi kinerjanya bagus. Kenapa nggak dilanjutkan? Untuk apa cari yang lain kalau ini sudah nyaman,” pungkasnya.(Yul)

beritalima.com

Pos terkait