Sampaikan LKPJ ,Wakil Walikota Tekankan Tiga Hal Kunci Keberhasilan Pemkot Depok

  • Whatsapp

DEPOK,beritalima com
Pemerintah Kota Depok melalui wakil walikota Imam Budi Hartono menyampaikan secara langsung Laporan LKPJ serta Pertanggung Jawaban Walikota tahun 2022 di rapat paripurna DPRD Kota Depok.

Dalam kesempatan tersebut Wakil walikota atau yang akrab di sapa bang Imam menjelaskan angka capaian serta keberhasilan selama satu tahun masa pemerintahan Indri Abdul Somad.

“LKPJ merupakan laporan yang di sampaikan oleh pemerintah daerah kepada DPRD yang memuat hasil penyelenggaran urusan pemerintahan yang menyangkut urusan laporan pertanggung jawaban kinerja yang di laksanakan oleh pemerintah daerah selama satu tahun anggaran,”kata Imam saat menyampaikan laporan pertanggung jawaban Walikota Depok,Senin (03/04/2023)

Disampaikan Iman bahwa hasil penyelenggaran urusan pemerintah yang di maksud terdiri dari tiga unsur yaitu.

1.Capaian pelaksanaan program dan kegiatan serta permasalahan dan upaya penyelesaian urusan pemerintahan

2 kebijakan strategis yang di tetapkan oleh kepala daerah

3 Tindak lanjut rekomendasi DPRD di tahun anggaran sebelumnya.

“Berkat kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD maka saat ini pemerintah dapat menunjukan pencapaian positif yang cukup signifikan dalam berbagai bidang,” jelasnya

Disampaikan bahwa ada beberapa kriteria dalam hal capaian yang di lakukan dalam masa periode tahun 2022

“Capaian itu dapat terlihat dari kinerja makro pembangunan kota Depok tahun 2022 prosentase dari penduduk miskin mulai dari 0,05 persen dari 2,58 menjadi 2,53 persen penduduk kota kota berada pada posisi terendah di propinsi Jawa barat dan lima terendah se Indonesia selain itu capaian tingkat pengangguran terbuka mencapai penurunan sebesar 1,94 persen point’ dari tahun sebelumnya hal ini menunjukan bahwa upaya pemerintah kota Depok menurunkan angka pengangguran menunjukan hasil yang signifikan melalui program cipta Wira usaha baru maupun urusan pada program- program urusan tenaga kerja,” paparnya.

Tidak hanya itu pihaknya pun sempat menyampaikan bahwa IPM Kota Depok merupakan yang tertinggi di Jawa Barat namun demikian dirinya tidak membantah bahwa Kota Depok masih memiliki ketimpangan IPM di beberapa Kecamatan yang ada di Kota Depok

“Saya pikir perlu adanya intervensi lebih lanjut dimana terdapat empat kecamatan IPM di bawah 80 yaitu kecamatan Cipayung ,Tapos, sawangan dan Bojong sari adapun laju pertumbuhan ekonomi tumbuh 5,24 persen lebih kecil di bandingkan dengan Jawa barat dan nasional setidaknya ada tiga hal penyebab yang pertama berdasarkan lapangan usaha pada tahun 2022 di Jawa barat maupun nasional sektor pertanian merupakan sektor yang dominan karena memegang peranan karena pertumbuhannya tinggi dan berkontribusi sebesar 20 persen,” tutupnya.

beritalima.com

Pos terkait