Sangat Langka Dipasaran, Santri P2S2 Sukorejo Berhasil Produksi Hand Sanitizer

  • Whatsapp
Para Santriwati saat demo pembuatan Hand Sanitizer di depan Pengasuh dan Kapolres Situbondo
www.beritalima.com

SITUBONDO,beritalima.com – Tergerak membantu masyarakat berkenaan dengan ke langkaan Obat – obatan medis di apotik ataupun toko obat, santriwati SMK I Ibrahimy membuat minuman herbal dan mahasiswi S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy Sukorejo, memproduksi hand sanitizer, Jumat (20/3/2020).

Sebagai trobosan baru di tengah kelangkaan Hand Sanitizer dan masker akibat Penyebaran Corona Virus Disease (Civid-19) Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah (P2S2) Sukorejo asuhan KHR Achmad Azaim Ibrahimy ini berhasil memproduksi minuman herbal dan Hand Sanitizer tersebut, selain untuk kebutuhan santri/santriwati juga untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan atau membeli hand sanitizer.

Kepada Kapolres Situbondo Sekretaris P2S2 Sukorejo, Lora Fadhoil mengatakan bahwa, minuman herbal tersebut diproduksi santriwati SMK I Ibrahimy untuk dibagikan ke belasan ribu santri untuk menambah daya tahan tubuh, dan Hand Sanitizer yang
sudah melalui uji laboratorium dan pengawasan BPOM.

“Minuman herbal tersebut bahan bakunya mengambil dari tanaman toga di sekitar lingkungan pondok pesantren, sementara hand sanitizer belum bisa dijual dengan bebas, karen untuk memproduksinya terkendala dengan beberapa bahan yang di butuhkan karena di batasi pembeliannya oleh toko farmasi,”Tutur Lora fadhoil.

www.beritalima.com

Dalam kesempatan itu, Lora Fashoil berharap bantuan kapolres agar bisa membeli bahan – bahan dalam jumlah yang diinginkan sehingga bisa memproduksi dan bisa di gunakan oleh masyarakat Situbondo secara luas.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Kami berharap di bantu oleh bapak kapolres dalam soal ijin pembelian bahan – bahan yang dibutuhkan agar Santri /santriwati bisa memproduksi dan bisa digunakan olrh masyarakat Situbondo, sampai saat ini kami hanya bisa memproduksi sebanyak 100 botol kecil, padahal jika bahannya ada, santri kami bisa memproduksi sekitar 1.000 botol sehari,” Jelas Lora Fadhoil.

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Kapolres Situbondo AKBP Sugandi, S.I.K, M,Hum kepada pengasuh Ponpes Salafiah Safi’iyah KHR Achmad Azaim Ibrahimy berjanji akan membantu mengatas kesulitan bahan dasar pembuatan Hand Sanitizer.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Kami akan membantu keperluan Pondok pesantren dalam mendapatkan bahan – bahan, nantinya hasil karya santri yaitu Hand Sanitizer akan kami beli untuk kami bagikan ke masyarakat Situbondo sebagai pencegahan penyebaran covid- 19,” Tandas AKBP Sugandi.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Achmad Azaim Ibrahimy mengatakan bahwa, pembuatan minuman herbal dan hand sanitizer untuk memenuhi kebutuhan belasan ribu santri, salah satu ihktiar hamba Allah SWT dalam menghadapi cobaan wabah covid-19 yang melanda bangsa Indonesia dan belahan dunia lainnya.

www.beritalima.com

“Mari kita berikhtiar mencari rahmad Allah dan penyembuhan. Kita harus berupaya agar terhindar dan dijauhkan dari segala macam penyakit. Mari kita bertawakkal kepada Allah SWT,” ujar Kiai Azaim pengasuh P2S2.
(Joe)

www.beritalima.com

Pos terkait