Semarak Launching Digital School di Taman Potre Koneng Sumenep

oleh -115 views
Launching Digital School dibuka secara resmi oleh Bupati Sumenep, DR. KH. A. Busyro Karim, MSi. didampingi Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Seksi Kelembagaan Sarana dan Prasana Direktorat Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Moh. Bustari, Kepala dinas Pendidikan kabupaten Sumenep Drs. Bambang Irianto, MSi. dan petinggi lainnya.

SUMENEP, beritalima.com| Digital school yang merupakan salah satu program unggulan Dinas Pendidikan Sumenep, Madura, Jawa timur dilaunching pada Minggu pagi (21/7/2019) di area Taman Bunga Sumenep.

Launching Digital School dibuka secara resmi oleh Bupati Sumenep, DR. KH. A. Busyro Karim, MSi. didampingi Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Seksi Kelembagaan Sarana dan Prasana Direktorat Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Moh. Bustari, Kepala dinas Pendidikan kabupaten Sumenep Drs. Bambang Irianto, MSi. dan petinggi lainnya

Acara yang digelar Akbar bersama ribuan siswa Sekolah Dasar ini bersamaan dengan gerakan sarapan pagi padat bernutrisi yang diikuti 3.290 siswa. Serta launching Tabungan Gaul BPRS Bhakti Sumekar.


Areal Car Free Day mendadak padat karena berbagai acara Program unggulan ini. Bahkan kehadiran Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin dan Ketua TP PKK Sumenep, Nurfitriana Busyro turut menambah semaraknya giat tersebut.

Launching Digital School dibuka secara resmi oleh Bupati Sumenep, DR. KH. A. Busyro Karim, MSi. didampingi Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Seksi Kelembagaan Sarana dan Prasana Direktorat Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Moh. Bustari, Kepala dinas Pendidikan kabupaten Sumenep Drs. Bambang Irianto, MSi. dan petinggi lainnya.

Menurut Kepala dinas Pendidikan kabupaten Sumenep Bambang Irianto menyatakan, penerapan Digital School itu dalam rangka mengikuti perkembangan tekhnologi informasi.

Sesuai dengan motto Pendidikan Berbasis IT dan Akhlaqul Karimah, maka di tahun ajaran baru 2019/2020 kami akan terapkan Digital School di 10 SMP Negeri dan 21 SD tidak hanya di daratan. Sekolah kepulauan seperti Pulau Masalembu dan Giligenting juga diterapkan program ini,” jelasnya.

Menurutnya, jika pelaksanaan di 10 SMPN tersebut bagus, maka pihaknya akan menerapkan Digital School di seluruh sekolah negeri di Sumenep.

(An)