“Surat Terbuka Untuk Bapak H.Prabowo Subianto” Dari Warga Banyuwangi

  • Whatsapp

BANYUWANGI, beritalima.com – Assalamuallaikum Bapak, Saya Danu Budiyono tinggal dibanyuwangi jawa timur, saya adalah salah satu warga negara indonesia yang sangat ingin #2019GantiPresiden.

Siapapun calonnya asal bukan bapak joko widodo, mengingat selama kepemimpinan bapak jokowi saya dan kluarga sangat merasakan beratnya beban hidup ini.

Apalagi yang saya geluti saat ini didunia kontruksi, yang setahun ini sangat sepi dan bnyaknya persaingan. Belum lagi gejolak sosial lainnya yang sering muncul seperti yang diberitakan dimedia massa.

Diawal pendaftaran Capres & Cawapres kami menginginkan banyak Calon yang muncul dan mendaftar. Agar kami juga punya bnyak pilihan, namun demikian saya tidak kecewa.

Kami tetap bersyukur dan mengucapkan bnyak terimakasih kepada bapak prabowo subianto dan bang sandiaga uno yang sudah mendaftar capres & cawapres.

Karena kami diawal sempat bingung, frustasi kalau nanti capresnya hanya tunggal yaitu bapak jokowi melawan kotak kosong. Karena jelas Capres idola saya Bapak Jendral GN jg terbentur dengan tiket persyaratan.

www.beritalima.com

Namun setelah bapak membangun koalisi dengan partai lain dan mengumumkan pencalonan bapak berpasangan dengan bang sandiaga uno kami skeluarga seketika sujud syukur alhamdulillahh.

Ya Allah akhirnya kami punya calon pemimpin yg insaallah amanah, yang insaallah tdk zdalim, yang insyaallah adil dan insaallah merangkul semua, tidak mengkotak kotakkan seperti yang terjadi sekarang ini.

Pada saat malam bapak prabowo mengumuman sebagai capres & bang sandiaga uno sebagai cawapres itulah kami mengucap syukur sembari sholat hajat lalu berdoa hingga tak berasa air mataku menetes, semoga smua doa kami doa saudara-saudaraku dan doa masyarakat indonesia didengar oleh Allah SWT.

Setelah itu kami berNazar mau meluangkan waktu, pikiran, tenaga dan sebagian rezki untuk membantu bapak prabowo dan bang sandi
Memenangkan konstentasi Pilpres dan mengantar bapak ke istana.
Alhamdulillah sejak itu saya membangun komunikasi ke kluarga, saudara teman dan didunia maya.

Kebetulan kami slalu aktif didunia maya, slalu apdate setiap detik menit dan jamnya. Jadi kami tau perkembangan tiap saat. Kebetulan jg sebagian teman-teman menuakan saya didunia maya, dan bahkan sebagian teman warganet menjuluki saya presiden Netizen banyuwangi.

Akhirnya kami mengumpulkan teman-teman membuat relawan-relawan dari berbagai komunitas di banyuwangi,
Dan alhamdulillah kini sudah ada 6 group relawan yang berbeda beda dengan anggota kini mencapai ratusan orang, yang diawal kami sendiri adminnya, dan tidak ada campur tangan orang partai politik dan tanpa ada ikut campur timsukses bapak.

Kami kmarin dengar kalau bapak mau ke banyuwangi & melalui teman dijakarta saya sempat bertelpon bapak soepriyanto (ketua Gerinda Jawa Timur) menanyakan kabar itu, dan bahkan kami memohon bapak mau meluangkan sedikit waktu untuk kami, dan atau merubah acaranya untuk kami walau sebentar. Walau belum bisa merubah kami tetap mengikuti kegiatan bapak.
Walau kami belum bisa bertemu bersalaman dengan bapak, tapi saya sangat bahagia bisa melihat bapak dari kejauhan.

Akhirnya kami sekeluarga dan mewakili segenap relawan mengucapkan Selamat Datang di bumi blambangan.
Kami terus mendoakan bapak prabowo smoga bapak sehat selalu dan dalam lindungan Allah SWT. Mari bergandengan tangan, bekerja, rebut hati masyarakat dan menang di Pilpres 2019.

Salam Hangat Keluarga
Danu budiyono
Banyuwangi

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. “Apalagi yang saya geluti saat ini didunia kontruksi, yang setahun ini sangat sepi dan bnyaknya persaingan. Belum lagi gejolak sosial lainnya yang sering muncul seperti yang diberitakan dimedia massa”.

    Saya kutip tulisan surat di atas. Mohon maaf betapa kita kadang merasa pintar dan benar sediri. Sepi dan banyak persaingan? sangat kontradiktif sekali. Kalau sepi jelas tidak akan terjadi persaingan. Persaingan terjadi karena ada geliat tumbuh sektor kontruksi tersebut. betul? ayo pikir secara bodoh saja.

    Karena ramai maka banyak persaingannya, menandakan kalau ekonomi sedang bergerak. Saya heran sekali dengan narasi yang hendak dibangun tapi benar-benar bikin kita tertawa.

    Kalau bapak merasa sepi sementara yang lain jalan semestinya intropeksi diri pak. bukan malah menyalahkan Jokow. Kreatif dong benahi itu usaha Anda pak.

    Lalu gejolak sosial di media massa? lain kali ubah sudut pandang pak. jangan melulu di group-group media soial negatif. buka paradigma Anda. banyak hal positif diluaran sana.

    Narasi Anda sangat lemah sekali. Daripada bapak koar-koar di media lebih baik bikin brosur pak. 🙂

    Salam
    Anto Cahaya