Tabrakan Minibus vs Bus, Satu Orang Meninggal Dunia

  • Whatsapp

SITUBONDO,beritalima.com –┬áSebuah minibus (innova) terlibat kecelakaan dengan Bus malam jurusan Denpasar Surabaya, di Jalan Raya Banyuglugur kabupaten Situbondo KM 144.400 Dari arah Surabaya.Minggu malam sekitar pukul 18.45 WIB (26/01/2020).

Mobil minibus bernomor polisi L1965QV dikemudikan oleh Eddy Prasetyo (40) beralamat: Jl. Irian Jaya no. 40 Rt. 03 Rw. 01 Kel. Mimbaan Kecamatan Panji Situbondo, dengan dua orang penumpang MG (70) dan GW (75) warga panji yang baru saja pulang merayakan tahun baru imlek dari surabaya.

Menurut masyarakat dilokasi kejadian Minibus dari arah surabaya oleng kekanan kanan dan menabrak Bus NoPol N 7640 UR yang dikemudikan oleh Atnawi (56) warga Asembagus.

Atas kejadian itu, pengemudi minibus meninggal dunia dan dua penumpang lainnya mengalami luka berat.

“Keluarga kami baru pulang dari Surabaya mas habis merayakan imlek, Papa Mama dibelakang sementara mobil dikemudikan salah satu anaknya, Papa dan Mama luka berat patah tulang sementara EP (pengemudi) meninggal dunia,”Ujar Budi salah satu keluarga yang ditemui beritalima.com di puskesmas Banyuglugur.

Atnawi Sopir Bus mengatakan, dirinya melaju dengan kecepatan sedang menuju arah surabaya, setelah melewati tikungan ada minibus dari arah berlawanan terlihat oleng dan menabrak Bus yang di kemudikan olehnya.

www.beritalima.com

“Habis tanjakan ada tikungan otomatis kecepatan saya sedang, tiba – tiba habis tikungan saya lihat dari arah depan ada minibus oleng menuju ke arah saya, secara spontan, saya lari kekiri sambil injak rem, tapi minibus itu nabrak Bemper depan cukup keras,”Paparnya Polos.

Kanit Laka Lantas Polres Situbondo IPDA Handoko melalui pesan singkatnya membenarkan telah terjadi kecelakaan disekitar perbatasan Situbondo Probolinggo yang menyebabkan satu orang warga menjnggal dan dua penumpang lainnya mengalami luka-luka.

“Betul, Sopir dilaporkan meninggal dunia dan dua warga lainnya luka berat, dugaan sementara kecelakaan tersebut akibat mobil minibus Pecah Ban, sehingga hilang kendali,”Tutur IPDA Handoko.
(Joe)

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Pos terkait