Tak Bisa Cuti dan Mudik, Ketupat Opor Ayam Obat Rindu Taruna AAL Saat Lebaran

  • Whatsapp

SURABAYA, beritalima.com | Tak bisa cuti dan mudik di tahun kedua Pandemi Covid-19 ini, sajian Ketupat, Opor Ayam dan Sambal Goreng Ati jadi menu favorit pelipur rasa rindu bagi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), saat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M bersama di Kampus AAL, Bumimoro, Surabaya, Kamis (13/5).

“ini adalah Lebaran kedua sebagai dampak mewabahnya virus corona. Dengan terpaksa karena alasan kesehatan dan keselamatan, para taruna, harus tetap berada di kesatrian,” terang Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S. E., M.M., M.Tr (Han) yang hadir bersama taruna merayakan Idul Fitri 1442 H.

Namun terangnya, salah satu hikmahnya adalah taruna semua bisa sholat Idul Fitri bersama di Indoor Sport AAL, dan bisa menikmati menu makanan seperti biasa pada perayaan Lebaran dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Tampak hadir Wagub AAL Laksma TNI Rudhi Aviantara, S.E., M.Si., M.Tr. (Han), Seklem AAL LAksma TNI Yoos Suryono, M.Tr. (Han)., M.Tr.Opsla, para Pejabat Utama AAL, Pelatih dan Pengasuh Resimen AAL lainnya.

Hadir juga Ketua CBS Jalasenastri AAL/Ibu Asuh Taruna Ny. Ayu Nur Alamsyah, Wakil Ketua CBS Jalasenastri AAL, Ny. Hesti R. Aviantara beserta pengurus CBS Jalasenastri AAL lainnya.

Gubernur AAL mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H kepada para taruna, dan meminta menyampaikan salam hormatnya Gubernur AAL beserta staf dan Ibu Asuh Taruna kepada orang tua Taruna AAL.

“Kabarkan bahwa kalian dalam keadaan sehat, mohonkan maaf, doa dan restunya agar tetap dapat menyelesaikan pendidikan di AAL,” pintanya.

Idul fitri lanjutnya, merupakan semangat kembali ke fitrah, sebagai landasan moral spiritual yang mendorong semua umat untuk berbuat baik dan berperilaku mulia, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun lingkungan kita masing-masing sehingga akan tercipta lingkungan yang lebih baik.

Menurutnya, virus corona, Alhamdulillah sudah ada vaksin, namun itu bukan segalanya, diperlukan kesadaran dari kita semua untuk mematuhi protokol kesehatan, mengingat trend penambahan korban terus meningkat relatif cepat di berbagai wilayah.

Oleh karena itu perhatikan protokol kesehatan melalui jaga pola hidup sehat dengan cukup istirahat, cukup makan, cukup olahraga dan tidak stress, serta sering cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas, jangan lupa selalu gunakan masker.

Pos terkait