Ternyata ini Penyebab Pasar Margalela Sampang Belum Difungsikan

  • Whatsapp

Sampang, beritaLima.com – Pembangunan Pasar Margalela yang berlokasi di Jalan Syamsul Arifin Kecamatan Sampang Kota habiskan puluhan milyard. Namun, entah apa penyebabnya hingga saat ini pasar tersebut tak kunjung difungsikan, Sabtu (04/03/2017).

Pekerjaan itu dekerjakan oleh PT. DUTA MAS INDAH sedangkan Pagu yang terserap pada pembangunan pasar tersebut sekitar Rp. 14. M dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2016 kemarin. Sejumlah kalangan menilai ada beberapa faktor yang membuat pasar tersebut tak kunjung di tempati.

Hal itu di Sampaikan MS (30) yang tempat tinggalnya tak jauh dari lokasi pasar mengatakan, menurutnya pasar tersebut tidak ditempati lantaran kondisinya yang sudah memperihatinkan meski baru di bangun.

“menurut saya pasar tersebut tidak ditempati karena sudah rusak mas. Ya …. seperti yang kita ketahui, meskipun baru di bangun beberapa bulan yang lalu kodisinya sudah banyak yang ngelupas hingga retak” katanya.

Dikatakannya “bahkan bisa saja tahun depan pasar margalela ini akan di anggarkan kembali dengan alasan rehab. Apa tidak salah ?, anggaran yang begitu besar hanya terbuang dengan sia-sia tanpa dakpak positif pada masyarakat malah terkesan hanya menguntungkan sepihak (Kontraktor)” tegasnya.

Sementara Pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan belum ada yang bisa di konfirmasi terkait kerusakan pasar dengan jangka waktu yang sangat minim tersebut.

“berita ini perlu kejelasan dari dinas terkait, dan pihak dinas harus bertindak tegas pada rekanan kerena hanya berselang beberapa bulan pekerjaan sudah rusak alias mengalami Kegagalan Bangunan” tuntasnya.

(Adie)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *