Tiga Pilar Desa Parangjoro Sukoharjo, Tindaklanjuti Instruksi Gubernur Jateng

  • Whatsapp

SUKOHARJO, beritalima.com- Instruksi dua hari di rumah saja oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, langsung direspon tiga pilar desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Yakni dengan melakukan kegiatan berupa operasi yustisi, pembagian masker, penyemprotan disinfektan, dan sosialisasi ke warga masyarakat.  Beberapa warga yang melanggar prokes langsung mendapat sanksi, salah satunya hukuman push-up.

“Kegiatan tiga pilar Desa Parangjoro melaksanakan himbauan dan sosialiasi program Jateng di rumah saja. Selain melakukan himbauan, juga dilakukan pembagian masker gratis, dilakukan penyemprotan disinfektan pada jalan dan tempat umum, serta dilakukan operasi yustisi. Operasi yustisi ini bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan menyasar masyarakat yang melanggar protokol kesehatan,” ujar Serka Suwardi, Babinsa Parangjoro Ramil 09 Grogol Dim 0726/SKH, Sabtu 6 Februari 2021.

beritalima.com

Menurutnya, sasaran himbauan dan sosialisasi  tidak hanya  masyarakat. Tapi termasuk gudang, perusahaan, serta konveksi di wilayah Desa Parangjoro. Tempat hiburan serta tempat olah raga dihimbau untuk tutup, istirahat dua hari melakukan pembersihan dan serta melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri.

Sedangkan penutupan tempat di wilayah Parangjoro meliputi penutupan car free day, kolam renang, tempat perkumpulan olah raga, pembatasan hajatan dan pernikahan dengan tanpa mengundang tamu, keluarga yang terlibat diberi hidangan dalam kemasan dengan tujuan di konsumsi di rumah tidak di tempat hajatan. Warung makan atau restoran yang buka, dilarang menyediakan kursi ataupun tikar, dengan catatan pembeli membawa makanan pulang tidak dimakan ditempat. Himbauan untuk tetap di rumah kecuali kebutuhan pokok dan emergency.

beritalima.com

“Himbauan dan sosialisasi program Jateng dua hari di rumah saja oleh tiga pilar Desa Parangjoro yaitu, tetap menerapkan protokol kesehatan,  Tetap di rumah, melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara mandiri,  Pusat kegiatan ekonomi didirikan pos “Jogo Tonggo”. Hajatan dipersingkat sesuai protokol kesehatan,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan ini diantaranya Kepala Desa Parangjoro Hardiman, Babinkamtibmas Briptu Bagus R, bidan desa Tutik H, dan Karang Taruna serta Linmas. (*)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait