TMMD Bersama Satgas Covid-19 Gelar Razia Kepatuhan Penggunaan Masker

  • Whatsapp
Foto: Tempat cuci tangan yang disediakan oleh Kodim 0823 Situbondo (Joe beritalima.com)

SITUBONDO,beritalima.com – Hal unik dilakukan Kodim 0823 Situbondo saat penutupan TTMD 107, usai dilakukan penutupan secara seremonial akibat penyebaran pandemi Virus Corona, DANSATGAS TMMD bersama anggotanya turun kejalan mencegat setiap orang yang tidak mematuhi anjuran pemerintah untuk menggunakan masker. Selasa (14/4/2020).

Setiap orang yang tidak mematuhi anjuran pemerintah dijaring oleh SATGAS TMMD bersama SATGAS Covid-19 kabupaten Situbondo, digiring masuk kedalam Makodim 0823 untuk menjalani beragam sangsi, uniknya sangsi yang diterapkan adalah mencuci tangan disebuah alat karya SATGAS TMMD serta diajarkan membuat masker sederhana dari kain untuk selanjutnya dibawa pulang ke rumah masing – masing.

Bacaan Lainnya

Dansatgas TMMD 107 Letkol Inf Akhmad Juni Toa.SE.M.I.Pol mengatakan Penutupan TMMD sengaja digelar secara seremonial di Makodim berkaitan dengan kondisi penyebaran Covid_19 yang masih terjadi.

“Apa yang sudah dilakukan TNI melalui program TMMD yang di bantu pihak pemerintah daerah dan Swasta, harapannya dengan jalan karya TMMD itu bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat di kecamatan Sumber Malang, karena Sumber Malang meiliki potensi l;uar biasa di bidang pertanian dan perkebunan,”Ujar Dandim 0823 itu.

Terkait Operasi masker bersama Satgas Covid-19 dalam penutupan TMMD, Dandim 0823 Situbondo menyampaikan, akibat masih rendahnya kepatuhanan masyarakat ditengah merebaknya Pnademi Covid-19 dalam menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah menjadi perhatian tersendiri, sehingga kemudian menggelar operasi didepan makodim 0823.

“Semuanya bersumber dari kebijakan pemerintah pusat agar penggunaan masker ini menjadi wajib, namun realitanya masyarakat masih banyak tidak memakai masker, dengan alat ini masyarakat kita ajak untuk cuci tangan dan diajari membuat masker sederhana dari kain dan karet sehingga aman digunakan dalam mencegah penyebaran corona,”imbuhnya.

Wakil Bupati Situbondo ir.H.Yoyok Mulyadi dalam kesempatan tersebut mengapresiasi alat sederhana buatan Satgas TMMD, menurutnya dengan alat sederhana, masyarakat bisa mencuci tangan tangan. Mengeringkan dengan alat pengering otomatis, dilanjutkan pembuatan masker sangat mudah dalam satu alat.

“Alat ini simple tapi memiliki keguanaan luar biasa, Tentu ini cara cara kita untuk mengajak masyarakat agar menyadari pentingnya memakai masker, kamipemerintah daerah juga tertarik untuk membuat alat serupa yang nantinya akan ditempatkan dibeberapa titik terutama difasilitas umum seperti terminal pelabuhan dan tempat – tempat umum lainnya, agar masyarakat patuh dengan anjuran pemerintah,Tukas Wabup.

Suryadi salah satu warga yang terjaring razia awalnya mengaku kaget karena razia, namun setelah mendapat pembelajaran tentang pembuatan masker sederhana dirinya mengaku sangat senan,”Kaget juga tadi karena saya tidak pakai karena beli kemana mana habis, beruntung dapat ilmu mebuat masker yang unik ini, sehingga bisa diterapkan kepada keluarga dirumah, terima kasih pak TNI,”Ujarnya.

Dalam Razia kepatuhan itu. Masyarakat diajarakan mencuci tangan dengan benar, jika salah disuruh mengulang hingga 6 kali, dilat yang sengaja di taruh ditempat terbuka, sehingga selain belajar membuat masker mereka juga berjemur selama 15 menit. (Joe)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait