beritalima.com

Walikota Madiun Evaluasi Penyedia Jasa Konstruksi

  • Whatsapp

MADIUN, beritalima.com- Pembangunan fisik di Kota Madiun, Jawa Timur, harus baik, berkualitas, dan bermanfaat luas bagi masyarakat.
Karena itu, Walikota Madiun, H. Maidi, memberikan perhatian lebih untuk pembangunan. Termasuk evaluasi bersama pihak rekanan. Harapannya, pembangunan ke depan semakin lebih baik.


‘’Secara umum sudah bagus. Yang belum rapi kita rapikan, kita perbaiki. Dan teman-teman rekanan oke. Tidak ada masalah,’’ kata H. Maidi, usai kegiatan Pembinaan Jasa Konstruksi Atas Kegiatan Pembangunan di Wilayah Kota Madiun, di ruang 13 Balaikota, Rabu 12 Agustus 2020.
Walikota tak membantah ada sejumlah proyek yang terpaksa harus disempurnakan. Sebab, pembangunan dinilai kurang maksimal.
Maidi mencontohkan pembangunan saluran lingkungan yang terdapat tiang telkom di dalamnya. Ia meminta untuk diperbaiki dengan memindahkan tiang tersebut. Sebab, mengganggu saluran air yang sedang dibangun.


‘’Ada saluran kita perbaiki, lebarnya 60 sentimeter. Di situ ada tiang. Ya tiangnya harus dipindah. Kalau tetap disitu, ya percuma. Saluran di titik itu akan menyempit lagi. Hal-hal kecil seperti ini kurang diperhatikan. Tetapi tetap saya minta untuk diperbaiki,’’ tegasnya. 


Walikota memang cukup detail terkait pembangunan fisik. Seperti pembangunan anak tangga di lokasi Taman Sumber Umis. Anak tangga yang kelewat tinggi, diminta untuk diperbaiki. Sebab, Sumber Umis bakal menjadi wisata keluarga, anak-anak, dan lansia. Anak tangga yang kelewat tinggi bakal menyulitkan anak-anak dan warga lansia. 


‘’Memang ada sedikit kekurangan di bagian pengawasan. Tim pengawas ada yang kurang maksimal. Tidak melakukan pengecekan dari awal. Bangunan sudah jadi baru dicek. Mohon maaf, kalau kemudian saya minta untuk diperbaiki,’’ jelasnya. 


Walikota memang getol meninjau proyek. Biasanya dilakukan sembari bersepeda bersama. Rute bersepeda sengaja melewati proyek-proyek tersebut. Jika menemukan kesalahan, langsung diminta untuk diperbaiki biarpun bangunannya sudah jadi. Sebab, itu masih menjadi tanggung jawab rekanan. 


‘’Pembangunan harus bagus. Karena ini untuk masyarakat banyak. Tidak hanya berkualitas, tapi masyarakat juga harus puas,” pungkasnya. (Sumber Diskominfo. Editor: Dibyo).
H. Maidi (atas)

beritalima.com beritalima.com

Pos terkait