Warga Sekarbungoh Adakan Tradisi “Tellasen Topak” Dengan Meriah Ditengah Ancaman Penggusuran

  • Whatsapp

BANGKALAN, Beritalima.com | Tradisi “Tellasen Topak” (Hari Raya Ketupat) oleh warga Dusun Sekarbungoh Desa Sukolilo Barat Labang Bangkalan Madura berlangsung meriah, Minggu (31/5).

Sebagaimana warga madura secara keseluruhan, setelah 7 hari merayakan hari raya Idul Fitri, warga Madura merayakan “Tellasen Topak” (hari raya ketupat).

Berbagai jenis ketupat disajikan terhadap tamu yang berkunjung, serta dibawa ke tokoh masyarakat setempat, masjid dan musholla untuk dinikmati secara bersama sama setelah didoakan.

Sama halnya dengan Warga sekarbungoh yang merupakan warga penghuni kaki jembatan suramadu sisi madura ini mereka berkumpul di pinggir pantai seraya menghias perahu serta menyalakan petasan dengan diiringi musik melalui sound system yang sudah disiapkan.

“Karena hari raya idul fitri sudah berlalu, ini merupakan bentuk rasa syukur dan kegembiraan kami” ungkap Zahron yang juga warga Sekarbungoh.

Zahron menambahkan “saat ini warga lebih antusias dari tahun tahun sebelumnya, karena Dusun Sekarbungoh Terancam digusur untuk digunakan BPWS sebagai area kawasan wisata pesisir, makanya ini juga sebagai bentuk kekompakan kami semoga BPWS memperhatikan dan justru melestarikan tradisi warga sekarbungoh menjadi obyek wisata tanpa harus melakukan penggusuran” PungkasZahron. (im)

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Pos terkait