XL Axiata Perkuat Gencar Bangun Jaringan di Luar Jawa

oleh -76 views

SURABAYA, beritalima.com | PT XL Axiata Tbk. terus memperkuat jaringan data berkualitas di luar Jawa sebagai langkah strategis untuk memperkokoh pondasi bisnis di masa depan.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, meyakini infrastruktur jaringan data yang kuat di luar Jawa akan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus menopang perusahaan dalam memperbesar pangsa pasar.


XL Axiata juga akan terus memaksimalkan manfaat produk layanan data melalui penerapan strategi dual brand.

“Kami akan terus menjalankan strategi 3R dengan terus mengembangkan dan memperluas infrastruktur jaringan khususnya di luar Jawa,” ujar Dian.

“Kami juga akan melanjutkan strategi dual brand yang terbukti mampu memberikan hasil sangat bagus bagi XL Axiata dalam 3 tahun terakhir,” lanjutnya.

“Hingga saat ini kami on track, berada di jalur yang kami rencanakan dan terbukti mampu membuahkan kinerja yang diharapkan. Kami yakin, tren pertumbuhan yang kami raih sepanjang 1H 2019 lalu akan terus berlanjut hingga akhir tahun,” tambahnya.

Dian menambahkan, hingga memasuki semester II/2019, 60% capex tahun ini telah terserap, yang sebagian besar untuk melanjutkan perluasan jaringan data di banyak area luar Jawa yang mengalami peningkatan trafik data secara signifikan.

Fokus pada perluasan jangkauan di luar Jawa telah memberikan hasil yang sepadan. Trafik dari luar Jawa meningkat pesat dan mendorong pertumbuhan pendapatan.

Selama semester I/2019, XL Axiata telah menyelesaikan 90% dari target rollout jaringan dengan sekitar 19.000 BTS baru, sebagian besar berada di luar Jawa.

Kini layanan 4G tersedia di 292 kota/kabupaten di luar Jawa dengan lebih dari 14.000 BTS 4G di luar Jawa, dari total 408 kota/kabupaten di Indonesia yang ditopang lebih dari 37.000 BTS 4G.

Diharapkan hingga akhir 2019 nanti akan mampu memberikan layanan 4G ke sekitar 440 kota/kabupaten dan jumlah BTS mencapai lebih dari 135.000 unit. Dengan demikian, layanan XL Axiata akan mencapai sekitar 95% dari populasi Indonesia. (Ganefo)