• Whatsapp
www.beritalima.com

PADANG,beritaLima — Komisi III DPRD Kota Padang melakukan kunjungan lapangan untuk melihat pembangunan Pasar Raya Inpres Blok III Kota Padang, Selasa (20/12/2016). Pasar Raya Blok III nantinya akan dibangun lima lantai dengan satu basement.

Dalam kunjungan itu, Ketua Komisi III Helmi Moesim didampingi anggota Komisi III lainnya, Amrizal Hadi, Emnu Azamri, H.Yendril, Sekretariat komisi III dan didampingi oleh Kabid Cipta Karya PU Padang, Fadel.

Kabid Cipta Karya, Fadel menyebutkan, sumber dana pembangunan full dari APBD. Dana untuk pembangunan, katanya, dialokasikan Rp90 miliar, tapi yang diserap sebesar Rp85 miliar.

Sementara, dana untuk Pasar Inpres IV ada di Dinas Perindagtamben dan Inpres II di Dinas Pasar. “Dana tersebut juga sudah cair, tinggal yang akhir tahun saja, karena mereka kerja dulu baru dibayarkan. Semoga pembangunan Pasar Raya Inpres Blok III ini berjalan sesuai target dan kontrak yang telah ada,” ungkap Fadel.

www.beritalima.com

Site Engineer Manager PT Nindya Karya selaku kontraktor pembangunan Pasar Raya Blok Inpres III, Hari Azhari menyampaikan, saat ini  sedang dalam tahap pembangunan dan untuk pembangunan mulai terkontrak pada 27 Juli 2016 lalu. Dinas PU mengeluarkan SPMK pada 1 Agustus dan starting awal pengerjaan dimulai pada 1 Agustus tersebut

www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Pengerjaan Blok Inpres III ini dari 1 Agustus sampai 23 November 2017 selama 480 hari,” ujarnya.

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Pembangunan gedung, katanya, ada lima lantai dengan satu basement. Posisi pedagang ada kios dan los. Ada juga beberapa akses masuk untuk lokasi basement. Kemudian, pada lantai satu akan ada los dan kios, sementara untuk lantai tiga dan empat sebagai tempat parkir dan kantor pengelola.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Hari Azhari juga menyebutkan, untuk total kios dan los pada Pasa Raya Blok Inpres III ini berjumlah sekitar 232. “Namun, saya harus cross ceck lagi berapa total keseluruhan kios dan los. Untuk progres kinerja kami sampai hari ini dalam melakukan pembangunan sudah mencapai 65,017 persen. Untuk biaya pembangunan ini senilai Rp77,8 miliar setelah tender,” ungkapnya.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Ketua komisi III DPRD Padang, Helmi Moesim yang melihat langsung pembangunan Pasar Raya Blok Inpres III mengaku untuk saat ini pekerjaan yang telah di lakukan oleh PT Nindya Karya sesuai harapan. Namun, ia meminta agar kontraktor dapat bekerja lebih cepat lagi dan kualitas, kuantitas pengerjaan dapat ditingkatkan.

www.beritalima.com

“Pihak dari Dinas PU meminta pada Maret nanti akan ada serah terima terhadap lantai basement dan lantai satu. Kemudian berlanjut ke lantai selanjutnya yang berakhir di November 2017 nanti,” ujarnya.

Helmi Moesim menilai, untuk sarana dan prasarana pada Blok Inpres III telah disiapkan drainase dan akses jalan. Untuk bangunan struktur juga ramah gempa dengan tiangnya besar, kemudian desain sudah ada helipad atau tempat mendarat helikopter. Ia berharap di akhir 2017 pasar sudah teratur dan pedagang yang masih berjualan di bawah dan di pinggir jalan dapat masuk ke dalam sehingga bisa mengurai kemacetan-kemacetan yang ada.

Anggota Komisi III DPRD Padang, Yendril meminta  untuk tetap melakukan pengawasan terhadap pembangunan Pasar Raya Inpres Blok III sehingga dapat menghasilkan secara maksimal. Untuk bobot pekerjaan sesuai kontrak terpenuhi. Ada juga permintaan dari PU pada Maret dilakukan PHO pertama di basement dan lantai satu bisa dimanfaatkan.

“Saya rasa hal itu dapat terpenuhi. Meskipun begitu, PU dan konsultan harus melakukan pengawasan ketat sehingga apa yang diinginkan pedagang pasar dan masyarakat Padang dapat terpenuhi dan terakomodir,” ungkapnya. 

(pdm/bim/rki)

www.beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *