beritalima.com

AAL Terima Piagam MURTI Kategori Lembaga Pendidikan Militer Pertama Latihan dan Demontrasi Taekwondo BO Staff

  • Whatsapp

Surabaya, Akademi Angkatan Laut (AAL) menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Taekwondo Indonesia (MURTI) untuk kategori Lembaga Pendidikan Militer dijajaran TNI pertama di Indonesia yang mengadakan Latihan Taekwondo Bo Staff dan menampilkan demonstrasinya pada Acara Parade Surya Senja (PSS) pada 24 Juni 2020 lalu.

Hal tersebut dikatakan Ketua Pengurus dan Pendiri Museum Rekor Dunia Taekwondo Indonesia (MURTI), Riki, S.Pd, pada acara penganugerahan Piagam Penghargaan MURTI yang diterima langsung Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto, S.E.,M.M. di Ruang Makan Taruna, Gedung Hadi Winarso, Kesatrian AAL, Surabaya, Sabtu (8/8).

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Wagub AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E, Danmen AAL, Kolonel Laut (P) Arief Budiman, Kadepmar AAL, Kolonel Marinir Teddy Yulianda Bakri, Ketua CBS Jalasenastri AAL yang juga Ibu Asuh Taruna AAL, Ny. Eni Edi Sucipto beserta pengurus, pelatih dan pengasuh serta 305 Taruna dan Taruni AAL lainnya.

Sementara itu MURTI, dimana mantan Menkopolhukam, Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, S.H. yang duduk sebagai Pelindungnya, mengutus Ketua Pengurus & Pendiri MURTI, Riki, SPd didampingi Penasehat MURTI, Yulianto S.E, dan Anggota MURTI, Agus Hermanto. 

Menurut Riki, penganugerahan Piagam Penghargaan MURTI kategori Lembaga Pendidikan Militer dijajaran TNI pertama di Indonesia dan dunia yang mengadakan Latihan Taekwondo Bo Staff dan menampilkan demonstrasi yang dimainkan 39 Taruna / Taruni AAL di Acara PSS  pada 24 Juni 2020 lalu dinilai MURTI telah sukses menampilkan gerakan yang bagus dan menarik.

“Kita melihat vidionnya, bagus sekali dan saya berharap, hal ini dapat menginspirasi pelaku Taekwondo atau Taekwondoin yang ada dilingkungan TNI AL khususnya dan Taekwondoin di Indonesia pada umumnya,” harapnya.

Sementar itu Gubernur AAL dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada MURTI yang telah memberikan piagam penghargaan MURTI kepada AAL. Ia juga menyatakan permohonan maafnya, mengingat kedatangan tim MURTI di AAL telah melewati prosedur yang cukup ketat termasuk rapid tes.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk kebaikan semua, terlebih dimasa pandemic Covid-19 yang hingga kini belum mereda, termasuk Surabaya yang masih tercatat sebagai wilayah yang cukup tinggi penularannya di Indonesia, sehingga diperlukan upaya keras untuk menjaga Taruna AAL yang sudah terisolasi 148 hari tidak keluar kesatrian dalam rangka pencegahan terhadap penularan Covid-19 ini.

“Terimakasih dan kami tersanjung atas penghargaan ini, tentunya ini akan menjadi penyemangat buat kami, mudah-mudahan kedepan kita bisa mengadakan even yang lebih baik dan lebih besar lagi,” terangnya

beritalima.com beritalima.com

Pos terkait