Ahmad Hafidz : Utang Tinggi, Devisa Indonesia Rendah

  • Whatsapp

JAKARTA,beritalima.com– Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Ahmad  Hafidz Tohir, meminta kepada pemerintah agar utang Negara, swasta, dan kekayaan negara, yang di luar BUMN Rp1800 triliun dapat diketahui oleh publik. Utang Negara yang diketahui publik Rp2.604 triliun terhadap kekayaan negara. Sedangkan utang era Presiden Jokowi mencapai Rp2.795 triliun, naik Rp191 triliun.

Sedangkan Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2016 tercatat sebesar 109,8 miliar dollar AS. Angka ini lebih tinggi dibandingkan posisi akhir bulan Mei 2016 sebesar 103,6 miliar dollar AS. Namun kata Ahmad Hafisz, devisa yang ada di Indonesia berbeda dengan yang ada di Amerika, yakni utangnya tinggi devisanya juga tinggi. sedangkan Indonesia, utangnya tinggi devisanya rendah.

Masih kata Wakil Ketua Komisi XI dari Fraksi PAN, bahwa yang menarik ketika adanya kenaikan kurs, maka Bank Indonesia selalu beruntung. Sayangnya menurut Ahmad Hadisz, setiap adanya penggantian direksi memakan waktu lama. “Penggantian direksi memakan waktu tiga bulan bagaimana penggantian sistem, lebih lama lagi waktunya,” tandas Hafisz.

Lain hal disampaikan Hafisz mengenai pertumbuhan ekonomi ke depan. Salah satunya adakah neraca sudah melebar di bulan Desember, sedangkan target 2017 sudah diputuskan. dedy mulyadi[clear]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 − 5 =