Anggota DPD Malonda: Beda Pilihan Boleh tapi Semua harus Kembali ke Ideologi Bangsa

  • Whatsapp
www.beritalima.com

JAKARTA, beritalima.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Dapil Wilayah Sulawesi Tengah, Ahmad Syaifullah Malonda menegaskan, keutuhan bangsa adalah hal yang nomor satu. Jangan sampai karena beda pilihan, keutuhan tersebut dikesampingkan.

Hal ini diungkapkan Malonda, demikian panggilan akrabnya itu, pada acara Sosialisasi Empat Pilar pada Kamis, 31 Januari 2019 lalu. Menurutnya, dalam rangka menjaga keutuhan tersebut semua pihak harus kembali kepada ideologi yang dianut oleh Negara Indonesia.

“Semua harus memperhatikan betul Empat Pilar Bangsa, yaitu Pancasila, UUD, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” tegas Molanda di depan para audien Sosialisasi.

Karena kalau semua hanya mengedepankan ego antar golongan, lanjut Legislator dari Dapil Sulawesi tenagh itu, maka Bangsa ini akan menuju ke arah perpecahan.

www.beritalima.com

“Kalau semua mengembalikan kepada Empat Pilar Bangsa, insyallah akan terus utuh dan perbedaan tidak akan menjadi masalah. Semua mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk kemajuan negeri dan kesejah teraan Bangsa,” sambung Molanda.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Sosialisasi Empat Pilar ini bertempat di Aula Bulili Bone kantor Camat palu Selatan, acara dihadiri oleh tokoh Agama dan masyarakat sekitar. Acara bejalan hidmat dan audien dengan cermat mengikuti acara Malonda yang saat ini mencalonkan lagi untuk periode berikutnya. Tokoh yang tergolong muda ini terbilang aktif melalukan Sosialisai ini kepada masyarakat dan juga bisa dibilang tergolong dekat dengan konstituennya.

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Ia pun menegaskan, Bangsa Indonesia sebenarnya telah teruji dengan perbedaan yang ada, perbedaan yang tidak hanya pada pilihan politik, tetapi juga beda suku, agama dan bahasa. Sejak tahun 1945 Indonesia tetap tegak dan utuh, karena mempunyai Pancasila sebagai pemersatu.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Rugi kita hanya karena beda pilihan lalu pecah. Kita sudah lama hidup dengan perbedaan, kita punya Pancasila sebagai pemersatu bangsa,” pungkas Malonda disambut tepuk tangan audien. (rr)

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

www.beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *