Arsul: Elemen Pemerintah Jangan Lagi Berpikir Ada Hubungan Dengan Israel

  • Whatsapp

JAKARTA, Beritalima.com– Politisi senior yang juga Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani meminta agar seluruh elemen yang ada dalam Pemerintahan tidak ada lagi yang berfikir tentang menjalin hubungan diplomatik antara Indonesia dengan negara zionis tersebut.

Hal itu dijelaskan Arsul yang juga Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PPP ini kepada awak media di Jakarta, Senin (10/5) menyikapi tindak kekerasan yang dilakukan dua kali oleh aparat kepolisian Israel terhadap warga Palestina, khususnya umat Islam yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa,

Bagi PPP, ungkap anggota Komisi III DPR RI ini, tindakan kekerasan brutal yang berulang tergadap warga Palestina, kali ini khususnya terhadap umat Islam yang akan melakukan sholat di Masjidil Aqsa, merupakan watak asli pemerintahan zionis Israel. Mereka tidak peduli terhadap concern dunia internasional.

Karena itu, jika masih ada unsur-unsur pemerintahan yang berfikir tentang opsi membuka hubungan diplomatik dengan Israel atau bahkan jika ada yamg diam-diam melakukan hubungan dengan Israel, mereka itu melupakan salah satu cita-cita bernegara yang tercantum dalam UUD Negara Republik Indonesia (NRI) Tahun 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi, kemerdekaan dan keadilan sosial.

Sebagai bentuk konsisten dukungan dan solidaritas terhadap umat Islam Palestina, PPP juga meminta Pemerintah khususnya Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk tidak hanya berhenti pada statement mengecam atau mengutuk keras tindak kekerasan Israel tersebut, tetapi juga melakukan langkah-langkah penggalangan diplomatik untuk menekan Israel.

“Apalagi kecaman yang sama juga dilakukan tidak hanya negara negara berpenduduk muslim tetapi juga sejumlah negara non muslim sseperti Selandia Baru, Skotlandia dan lai-laninya,” demikain Arsul Sani. (akhir)

Pos terkait