Bacawali Kota Malang Nanda – Wanedi Diarak ke KPU

  • Whatsapp

KOTA MALANG, beritalima.com– Pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 Kota Malang Jawa Timur sudah dimulai,  saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota. Dan tiga kandidat pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Kota dari pendukung partai ramai ramai mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Salah satu pasangan calon yang didukung 5 partai besar yang memiliki jumlah kursi 22,  yakni Ya’qud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi usai melakukan deklarasi di Simpang Balapan Kota Malang diiringi kader  partai pengusung langsung mendaftarkan diri di KPU Kota Malang.

Yaqud Ananda Gudban Bacawali Kota Malang dari partai Hanura mengungkapkan bahwa dirinya bangga dengan partai dan kader PDIP yang tegak lurus pada perintah pimpinan, dan hal itu juga akan menjadi barometer terhadap partai koalisi lainnya seperti selama ini berjalan.

“Saya bersama mas wanedi siap untuk memenangkan Pilkada kota Malang pada Juni nanti, bersama seluruh keluarga besar PDIP maupun partai pengusung lainnya,” ujar Nanda, Rabu 10/01/18.

Selanjutnya hal yang sama dikatakan H. Ahmad Wanedi dalam pidato politiknya menyatakan saat ini tidak perlu lagi bertanya kenapa memilih Ananda Gudban sebagai NI dan Wanedi hanya mau mencalonkan N2. Hal itu karena semua adalah koalisi besar yang di bangun partai (PDI Perjuangan, Hanura, Nasdem, PPP, PAN). 

“Sekalipun kita tahu bahwa PDIP sebenarnya bisa mencalonkan pasangannya sendiri, tetapi untuk kepentingan masyarakat kota Malang dan mengalahkan incumbent kita perlu bersama-sama, agar langkah kita mampu berjalan dengan baik dan mencapai kemenangan,” kata Wanedi.

Sementara itu diketahui untuk pencoblosan pilkada Kota Malang sendiri berlangsung pada 27 Juni 2018. Berdasarkan data KPU Kota Malang, potensi suara pemilih pada pilkada 2018 ini meningkat dibanding pilpres 2014 silam. Saat pilpres, terdata 611.246 pemilih yang tersebar di 1.276 tempat pemungutan suara (TPS).

Untuk pilkada 2018 ini, ada 660.294 pemilih dalam daftar penduduk pemilih potensial (DP4) dan 1.400 TPS. Untuk potensi pemilih, tak menutup kemungkinan akan bertambah saat pelaksanaan pilkada. Sebab, sampai pertengahan Februari nanti masih akan dilakukan verifikasi pemilih. (mad/sn)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *