Belitung Kembali Hadirkan Penerbangan Internasional, Dongkrak Sektor Pariwisata 

  • Whatsapp
Belitung kembali hadirkan penerbangan internasional, dongkrak sektor pariwisata (foto: danielnapitupulu)

Belitung, beritalima.com|- Setelah proses panjang selama lima tahun, akhirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang menghadirkan penerbangan reguler internasional (3/5).

Maskapai berbiaya rendah atau low cost carier dari grup Singapore Airlines, Scoot, mendarat di Pulau Belitung dari Bandara Changi Singapura, menandai momentum kebangkitan sektor pariwisata sekaligus membuka keran devisa baru bagi perekonomian daerah dan nasional. Rencananya penerbangan langsung ke Belitung ini seminggu dua kali.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah melakukan berbagai kajian mendalam terkait dampak ekonomi dan efek berganda (multiplier effect) dari pembukaan gerbang internasional ini. Proyeksinya sangat optimis, pertumbuhan perekonomian di Pulau Belitung berpotensi melonjak hingga 8 persen, didorong kuat oleh devisa yang dibawa oleh para wisatawan internasional.

Pariwisata merupakan skema paling sederhana dan efisien bagi suatu daerah untuk memperoleh devisa negara. Berbeda dengan devisa dari sektor industri yang alurnya kompleks dan memakan waktu, distribusi dan penetrasi uang dari sektor pariwisata mengalir hingga ke tingkat individu dengan rantai proses yang sangat pendek dan cepat.

“Hari ini, satu per satu masa depan pariwisata yang menjadi daya dorong pertumbuhan ekonomi dan penyedia lapangan kerja sudah terwujud,” ucap Direktur Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Tanjung Kelayang, Daniel Alexander Napitupulu.

Kembalinya penerbangan internasional ini bukan sekadar pendaratan sebuah pesawat, melainkan lepas landasnya perekonomian Belitung menuju kancah global.

Konektivitas internasional merupakan kunci emas investasi yang paling krusial untuk mengembangkan ekosistem destinasi pariwisata. Jika kita melirik Bali, Langkawi (Malaysia), atau Koh Samui (Thailand), wilayah-wilayah tersebut mampu bertransformasi menjadi destinasi kelas dunia utamanya karena aksesibilitas dan konektivitas udara yang mumpuni.

KEK Tanjung Kelayang yang berlokasi di Pulau Belitung, sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas, telah mengambil langkah signifikan. Kawasan ini memposisikan dirinya sebagai lokomotif utama untuk meretas konektivitas internasional sebagai pintu masuk (entry point) devisa pariwisata bagi Indonesia.

Memanfaatkan momentum strategis di tengah ketidakpastian geopolitik Timur Tengah, KEK Tanjung Kelayang terus bersinergi dengan Kemenko Perekonomian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, serta jajaran pemerintah daerah untuk mewujudkan penerbangan regional internasional bersama Scoot.

Jurnalis: abri/rendy

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait