Biro Memo Timur Bondowoso Dengan FPI Bagi – bagi Takjil

  • Whatsapp

BONDOWOSO, beritalima.com – Jalan raya depan Lapas Klas II Bondowoso mendadak ramai dan terjadi antrian membludak, Senin 27 Juni sekitar pukul 16.30 WIB. Itu menyusul tim dari harian pagi Motim biro Bondowoso kerja bareng dengan Bank BRI, Lapas Klas II, Mapolres dan Laskar FPI Bondowoso bagi – bagi takjil dan buka puasa. Sekitar 400 nasi kotak dan takjil, ludes diberikan pada masyarakat, serta pengendara yang melintas.

Giat yang dibantu oleh nara pidana (napi) ini, mendapat respon positip dari masyarakat. Mereka mengaku sangat senang sekali dengan giat sosial Motim dan instansi lainnya.

“Ini sangat bagus apalagi bagi – bagi buka puasa hukan hanya takjil. Kami harap, media lebih pada nurani dan menyentuh masyarakat, ketimbang opini yang tak juntrung arahnya,” tutur Sofia, pengendara.

Tak hanya itu, sejumlah aktifis juga antusias membantu acara ini. Pihak BRI juga bersemangat dalam membaur bersama kru Memo Timur dan para Napi, membagikan takjil dan nasi kotak. Lintasan jalan juga diatur oleh Polantas dan Satpol PP, sehingga antrian panjang bukan sebuah ganguan arus lalin, melainkan ke asyikan tersendiri para pengendara. Begitu pula laskar FPI yang berseragam serba putih, menarik bagi warga yang lalu lalang.

Begitu acara selesai, para napi dimasukkan kembali, seluruh kru yang dipimpin Direktur Motim dan perwakilan BRI juga ketua FPI dengan anggotanya, serta Kasatlantas dan Kasatpol PP buka bersama (bukber) di RM Lestari. Acara ramah tamah ini juga merupakan bentuk koordinasi perkembangan informasi kedepan yang lebih baik.

“Kami sangat berterimakasih kepada semua yang terlibat dalam acara ini, terutama FPI yang sudi berbaur,” ujar R Suryadi, Direktur Motim.

Sekedar diketahui, bagi – bagi takjil dan nasi kotak ini bertujuan untuk membantu warga madyatakat dalam berbuka puasa. Abang becak yang ada disekitar lokasi juga tak luput dari target kru ini. PKL yang mangkal di pujasera juga langsung mendatangi mobil tim untuk mendapat takjil dan nasi kotak. Abang becak juga tak menyangka kalau media masih peduli kaum duafa, serta para musafir yang betpuasa. (*/RS)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *