Bupati LSM LIRA Apresiasi Hasil Kinerja Kejari Bojonegoro Sepanjang 2022

  • Whatsapp

Bojonegoro, beritalima.com | Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro Jawa Timur sepanjang tahun 2022 telah mendapatkan pengembalian uang sebanyak Rp33.2 Milyar. Nilai uang tersebut didapat dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebanyak Rp1,8 Milyar, Penyelamatan Kerugian Negara (PKN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atau Pidana Khusus (Pidsus) sebanyak Rp2,1 Milyar, Denda dan Biaya Perkara sebesar Rp529 Juta, Pemulihan Keuangan Negara (Penyelamatan Aset/ Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)) sebesar Rp28,7 Milyar dan Perolehan Lelang Barang Rampasan sedikitnya Rp143 juta.

” Sebenarnya target PNBP untuk tahun 2022 sebesar Rp 862 Juta. Dan ini sudah melebihi target sebesar Rp1,8 Milyar. Dimana PNBP tersebut berasal dari Sewa Rumah Dinas, Ongkos Perkara, Pendapatan Penjualan Lelang dan Denda Tilang. Selain itu, mendapatkan dari Denda hasil Tindak Pidana Umum (Pidum), pendapatan kejaksaan dan peradilan lainnya, Uang Pengganti Pidsus dan Pendapatan uang sitaan Tindak Pidana lainnya,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro Badrud Tamam saat doorstop capaian kinerja selama 2022, Kamis (5/1/2023) lalu.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, atas capaian kinerja Kejari Bojonegoro tersebut mendapat apresiasi dari Bupati LSM LIRA Bojonegoro, bahwa capaian kinerja Kejari yang sudah melebihi target itu patut diapresiasi. Pasalnya, hal itu dapat membangun kepercayaan publik Bojonegoro.

“Kami mengapresiasi atas kinerja selama 2022, yang sudah melebihi target apalagi, sudah melebihi target yang ada patut diberi apresiasi,” ungkap Sunyoto Bupati LSM LIRA kepada beritalima.com.

Selain itu, LIRA juga mengapresiasi khususnya di bidang tipikor atau Pidsus yang sudah berhasil pulihkan keuangan negara sebanyak kurang lebih Rp28,7 Milyar, dan sudah berhasil menyelamatkan uang negara.

“Selain itu, kami juga mengapresiasi kinerja Kejari Bojonegoro, khususnya di bidang tindak pidana korupsi, yang sudah melakukan penyidikan terhadap beberapa kasus, mulai kasus desa hingga dana bos. Kami berharap ini bisa dipertahankan dan tahun 2023 ini ada peningkatan yang signifikan,” tandasnya. [Kim]

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait