Digelar Seminar Desain Interior dan Furniture Ruang Kantor Bupati Sabu Raijua

oleh -66 views

KUPANG, (beritalima.com) – Wakil Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke menghadiri Seminar Perencanaan Desain Interior dan Furniture Ruang Kantor Bupati Sabu Raijua, Sabtu (16/7/2016). Seminar ini dihadiri Ir. Anak Agung Astika, Konsultan Perencanaan CV. Adi Cipta Konsultan (Architect – Engineeng Consultanr Bima – NTB). Sebagai Arsitek Interior , Astika bahwa Konesp Bangunan Interior dan Furniture yang dipaparkannya itu tentu disesuaikan dengan keadaan dan tuntutan yang diharapkan.

Demikian siaran pers Kabag Humas Setda Kabupaten, Sabu Raijua , Mance Nelson yang disampaikan melalui Biro Humas Setda NTT, Sabtu (16/7). Seminar ini, selain Wakil Bupati, Niko Demus juga hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Yulius Uly, Kadis Pekerjaan Umum, Lay Rohy serta undangan lainnya.


Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Rihi Heke juga diminta memberikan sumbang pikiran maupun sarannya untuk melengkapi naskah interior beberapa kota besar di Indonesia. Ia meminta agar dalam penataannya ruangan dengan sinar matahari. Hal itu berkaitan dengan masalah efisiensi, pemanfaatan energi ramah lingkungan sekaligus sebagai cara yang praktis, gratis, mudah dan cerdas.

Senada yang sama juga dikatakan, Sekda Yulius Uly. Pada kesempatan itu, Sekda Yulius Uly menyarankan agar Desain Interior yang dibuat nanti memiliki ciri khas khusus seperti ornamen – ornamen tenunan dengan motif khas dari setiap kecamatan. Sehingga keindahan nuansa Sabu Raijua-nya terkesan utuh, manis, dinamis dengan nilai pesonanya sendiri.

Kadis Pekerjaan Umum, Lay Rohy menyarankan agar Lay Out Interior maupun Furniturenya tidak terjebak dengan kebakuan konsep yang ada. Perlu diperhitungan harmoninasi luas areal yang akan ditata sehingga tidak mengganggu kebutuhan lainnya, seperti kebutuhan in room dan kebutuhan pegawai akan sinar matahari.

Tambahan mode banguna rumah ada  yang akan dibuat pada bagian tengah gedung induk, agar diperhitungan dengan kesimbangan luasan areal yang tersisa, terutama dengan ukuran tambahan bagunan barunya. (Ang)