Dugaan Kecurangan ULP Karanganyar ” Omong Kosong” ???

oleh -16 views

KARANGANYAR, beritalima.com. kabar miring tentang dugaan kecurangan Unit Lelang Pengadaan ( ULP) bagian Pengadaan Barang Dan Jasa Karanganyar, kembali menyeruak di lingkungan ” Diskusi warungan” komponen ekternal Karanganyar.

Hal tersebut berawal dari Pembicaraan tentang sistem Lelang yang dicurigai ada kejanggalan dan kolusi yang dilakukan oleh oknum personil Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, hingga dugaan kolusi tentang pengkondisian pemenang lelang paket kegiatan .
Ketika hal tersebut dikonfermasi pada Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Dwi Cahyono, Kabag ULP ( Pengadaan Barang dan Jasa) memberi keterangan normatif, seharusnya ketidak puasan peserta Lelang harus di lakukan dengan proses Sanggah.
” Mengapa tidak dilakukan Sanggah ketika Lelang diumumkan pemenangnya ?”, Jawab Dwi Cahyono menjawab konfermasi Beritalima.com melalui Whassapnya.

Jawaban Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, yang terkenal sangat ramah dengan Para Jurnalist dan Aktivis LSM ini memang menjadi statemen pamungkas yang memutus rumor kecurangan di Unit Pengadaan Barang dan Jasa. Sebab sampai berita ini diturunkan, belum ada satupun komponen Ekternal yang mengkritisi dan menduga kecurangan pada proses lelang paket kegiatan di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa yang memberi keterangan bantahan terkait statemen Dwi Cahyono yang juga merangkap Plt Camat Kebakkramat.


” Tidak membantah, bukan berarti dugaan itu tidak benar”, Ujar Salah seorang komponen ekternal yang selama ini sangat kritis tapi tidak berkenan di sebut namanya.
” Kami punya data yang suatu saat akan kami munculkan sebagai data yuridis dugaan yang kami dugakan dan sabar saja “, Imbuh Aktivis Monitiring Corrupt ini dengan serius.

” Tunggu saja, Dalam waktu dekat, dugaan akan segera kami buktikan. Bahkan bukan hanya Bagian Pengadaan Barang dan Jasa saja yang kami curigai ada dugaan kecurangan, tapi juga pada OPD ( organisasi Perangkat Daerah , red) lainnya” , pungkas Aktivis senior Karanganyar ini menutup konfermasinya.

Statemen tersebut di jawab Dwi Cahyono dengan rasa hormat dengan menyediakan waktu menjawab konfermasi maupun klarifikasi semua pihak yang memerlukan penjelasan.

” Monggo, kapan di agendakan konfermasinya, nanti tim teknis dari Pokja juga akan ikut mendampingi jika di perlukan jawaban teknis. Kami memang perlu dikritisi demi kemajuan Karanganyar, khususnya terhadap kinerja Unit kerja kami dan justru kami sangat berterima kasih untuk itu”, Pungkas Dwi Cahyono menutup Selulernya.

Adalah suatu kebanggaan bagi masyarakat Karanganyar dengan adanya keterbukaan dalam mengkritisi susau kebijakan dan Pejabat pemangku Jabatan dengan ramah dan Terbuka membuka pintu informasi dan klarifikasi seluas luasnya untuk semua komponen masyarakat( Hari DP/str01) .