Inkubator Wirausaha STKIP PGRI Sumenep Gelar Pelatihan Membatik

  • Whatsapp
Kreasi membatik oleh Wirausaha Muda Sumenep melalui Pusat Inkubator Wirausaha STKP PGRI Sumenep

SUMENEP, beritaLima – Pusat Inkubator Wirausaha STKIP PGRI Sumenep menggelar Pelatihan Wirausaha Muda Tahap 2 tahun anggaran 2018 berupa kreasi membatik.

Kreasi membatik oleh Wirausaha Muda Sumenep melalui Pusat Inkubator Wirausaha STKP PGRI Sumenep

Pelatihan ini dimaksudkan untuk mencetak wirausahawan muda demi mengurangi angka pengangguran di kabupaten Sumenep.

Direktur PIWS Sumenep, Khairul Asiah berharap, setelah mendapat pelatihan, peserta bisa mengaplikasikannya dan bisa meneruskan.

“Harapan saya, setelah mengikuti pelatihan ini mereka terus mengasah kemampuannya. Jangan sampai setelah mengikuti pelatihan, apa yang mereka pelajari tidak diaplikasikan,” harap perempuan yang bisa dipanggil Irul ini pada Jum’at (13/ 07/ 2018).

Bahkan, ia berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan bisa menjadi pengusaha handal di kemudian hari. Sehingga, keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mencetak wirausahawan muda melalui PIWS Sumenep sukses.

Khairul Asiah menyampaikan dari kegiatan ini, peserta Wirausaha Muda Sumenep (WMS) tidak hanya dituntut membuat batik. Namun, lebih ditekankan pada penguasaan dan keikutsertaan secara langsung pada wilayah bisnis nyata (real bisnis).

Menurut Irul, pada pembuatan batik itu, peserta WMS diberi kebebasan untuk mengexsplor ide-ide kreatifnya dengan tetap dibantu pendamping/narasumber, dari sana peserta WMS terus menggali dan fokus pada pembuatan batik khas Sumenep.

Dengan kreasi peserta WMS ini, kata Irul, diharapkan tidak hanya menopang semangat mereka untuk terus berkembang dan menjadi pengusaha sukses. Namun, diharapkan tetap bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), utamanya dalam mensukseskan Visit Sumenep 2018 ini.

“Banyak event-event Visit Sumenep 2018 ini, teman-teman kita arahkan karena ini peluang besar. Jadi, peluang besar ini tidak hanya di batik, melainkan pada usaha lainnya. Seperti usaha kue, roti dan camilan dan lain sebagainya,” imbuh Irul.

Ramadhani Fitriyah adalah seorang peserta Wirausaha Muda Sumenep yang juga mengikuti Pelatihan membatik. Ia mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada PIWS yang telah menggembleng dirinya untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas yang dimilikinya.

“Saya bersyukur dapat bergabung di WMS. Selain mengembangkan bakat saya dibidang melukis, saya juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan walaupun sulit membagi waktu”, terang Mahasiswi STKIP PGRI Sumenep ini.

(An)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + nine =