beritalima.com

Jaga Tradisi dan Budaya, Pemkab Sumenep Gelar Kirab Pusaka Keraton

  • Whatsapp
Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH, di sela-sela Kirab Pusaka di Pendopo Agung Keraton Sumenep

SUMENEP, beritalima.com|Seluruh lapisan masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan tradisi dan budaya, di tengah gempuran modernisasi di segala bidang.

beritalima.com

“Semua elemen di Kabupaten Sumenep jangan sampai mengorbankan kekayaan budaya dan tradisi bahkan menghilangkannya di tengah derap pembangunan modern,” kata Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH, di sela-sela Kirab Pusaka di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (09/09/2019).

Ia menyatakan, mempertahankan budaya dan tradisi bisa dilakukan dengan sosialisasi untuk menginformasikan sejarah Sumenep kepada anak cucu sejak dini.

“Saat ini, Kabupaten Sumenep yang berusia 750 tahun tentu saja, mengandung sejarah luar biasa, sehingga anak cucu perlu mengetahuinya melalui keluarga maupun di sekolah-sekolah,” tutur pengusaha muda sukses ini.

Selain itu menurut Ketua DPC PDI Perjuangan ini, melestarikan tradisi dan budaya melalui atraksi dengan memperbanyak kegiatan seperti jamasan dan kirab pusaka.

“Namun, yang jelas komitmen semua pihak untuk merawat warisan tradisi dan budaya leluhur Sumenep sangat penting dan menjadi kunci utama hingga kapanpun,” tandas Wabup Achmad Fauzi.

Kirab Pusaka Keraton Sumenep mengakhiri prosesi Haul dan Jamasan Pusaka yang dilaksanakan masyarakat Desa Aeng Tongtong Kecamatan Saronggi.

Penyerahan pusaka keraton yang telah dijamas atau dibersihkan di Buju’ Duwak Desa Aeng Tongtong kepada ahli warisnya pada Minggu (08/09/2019) kemarin, dilakukan oleh dewan empu kepada Wakil Bupati Achmad Fauzi, SH.

Para leluhur Sumenep di tengah keterbatasannya telah menciptakan berbagai warisan monumental, seperti Keraton Sumenep, Masjid Jamik, Asta Tinggi dan berbagai warisan lainnya.

“Untuk itu, semua peninggalan leluhur Sumenep, harus menjadi motivasi kita di era yang serba mudah ini, untuk menciptakan warisan yang monumental yang kelak dinikmati anak cucu puluhan dan ratusan tahun mendatang,” pungkasnya.

(An)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *