Karyawan Bandara Blimbingsari Belajar Penangkalan Narkoba

  • Whatsapp

Banyuwangi Beritalima.com – Keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama bagi Kementerian Perhubungan. Sebab itu, seluruh staf dan karyawan Bandara Blimbingsari Banyuwangi diberi pembinaan khusus tentang bahaya narkoba.

Aparat Polsek Rogojampi digandeng pengelola bandara untuk memberikan penjelasan mengenai berbagai macam bentuk narkotika sampai dampak negatif yang ditimbulkan. Kegiatan yang digelar Senin (13/2/2017) pagi di Bandara Blimbingsari tersebut diisi oleh Kanit Binmas dan Kanitreskrim Polsek Rogojampi, Ipda Arif Wahyudi bersama Iptu H Edy Susanto.

Menurut Kapolsek Rogojampi Kompol Toha Khoiri, tidak dimungkiri bila kasus penyalahgunaan narkoba yang menimpa oknum pilot sejumlah maskapai penerbangan nasional membuat resah Kementerian Perhubungan. Karena moda transportasi udara juga masih dalam ranah kewenangan Kemenhub.

“Pembinaan narkoba di internal Kementerian Perhubungan Bandara Blimbingsari demi keselamatan moda transportasi udara. Penting dilakukan pemeriksaan urine secara berkala di kalangan staf dan karyawan untuk mencegah masuknya zat adiktif di lingkungan bandara” tukas Kapolsek Toha.

Ingat, bandara merupakan salah satu pintu masuk peredaran narkotika. Pemeriksaan barang haram tersebut tidak hanya wajib diberlakukan bagi para penumpang yang hendak maupun datang di Bandara Blimbingsari.

“Penumpang jelas dilarang mengkonsumsi dan membawa narkoba. Karyawan bandara juga tidak boleh. Maka sebelum memeriksa penumpang para petugas terlebih dulu dibina supaya tidak jeruk makan jeruk,” ungkapnya.

Kewaspadaan terhadap bahaya narkotika layak diberikan kepada para staf dan karyawan Bandara Blimbingsari karena sebentar lagi dijadikan bandara nasional yang bisa dilandasi pesawat boing. Itu berarti arus lalulintas udara yang membawa penumpang termasuk turis yang akan berlimbur ke Banyuwangi kian tinggi.

“Semakin padat jadwal penerbangan maka kian banyak celah yang bisa dimanfaatkan para pengedar narkoba untuk beraksi. Maka pengawasan terhadap narkotika wajib dilakukan. Sebab bandar narkotika punya banyak akal untuk memasarkan barang haram itu,” tegasnya lagi. (Abi)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *