beritalima.com

Mahyuddin Himbau Masyarakat Kalimantan Timur ke TPS Dengan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp

JAKARTA, Beritalima.com– Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 tinggal hitungan hari. Persiapan Pilkada di Provinsi Kalimatan Timur (Kaltim) saat ini sudah mencapai 95 persen. Karena itu, Wakil Ketua DPD RI, Mahyuddin mengharapkan masyarakat berpartisipasi dalam pilkada ini khususnya di 9 kabupaten/kota yang ada di provinsi ini sehingga pesta demokrasi ini berjalan lancar.

Itu disampaikan Mahyudin saat memberi sambutan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Inventarisasi Masalah Tentang Persiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020” di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda akhir pekan ini.

“Pemda telah menjelaskan semua penyelenggara sudah di-rapid, kemudian alat logistik sudah didistribusikan. Dengan demikian DPD RI mengharapkan semua bisa berjalan dengan lancar,” ucap pria kelahiran Kalimantan Timur ini dalam keterangan pers yang disampaikan Biro Humas dan Pemberitaan DPD RI, Sabtu (5/12).

Dikatakan, selama ini partisipasi masyarakat dalam beberapa pelaksanaan pilkada tidak terlalu maksimal, karena masih banyak pemilih golongan putih alias golput. Golongan ini mencapai lebih dari 40 persen. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini, ada kemungkinan peningkatan jumlah golput, karena sebagian masyarakat takut untuk ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos.

“Perlu bantuan Pemerintah Daerah untuk menyukseskan pemilu ini melalui sosialisasi bahwa TPS itu aman. Tidak usah khawatir dengan Covid-19 lagi karena KPU sudah menyiapkan segala sesuatunya seperti protokol di lapangan, alat kelengkapan dan sebagainya. “Insya Allah  sesuai standar kesehatan, semoga para pemegang suara yang akan mencoblos aman di TPS,” kata Mahyudin

beritalima.com

Senator dari Dapil Provinsi Kalimantan Timur ini mengharapkan agar dalam pelaksanaan pilkada, masyarakat dapat memilih pemimpin yang memiliki integritas dan kapasitas tinggi sehingga mampu membangun daerah lebih baik lagi.

Pada kesempatan serupa, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi mengatakan daerah yang dia pimpin selalu kondusif, sehingga itu yang membuat Jokowi memilih Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN) baru. “Tak pernah terjadi kerusuhan besar di Kaltim. Daerah ini selalu kondusif. Kami sudah menerima laporan dari sembilan Kabupaten/kota yang menggelar Pilkada serentak, secara umum laporannya kondusif,” ucap dia.

Hadi menyebut, situasi kondusif ini terjadi karena kerjasama semua pihak, sinergitas dan kesadaran yang tinggi dari semua pihak. “Yang penting, kita semua menyakini kemenangan itu tidak membuat kita berselisih. Menang kalah bukan pertarungan, menang kalah pilihan rakyat,” ujar dia.

Ketua Bawaslu Kota Samarinda Abdul Muin menyampaikan persiapan personil yang bertugas melakukan pengawasan di tempat penyimpanan berkisar 1.963 orang, sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Samarinda. Mereka itu sudah dilantik. “Personil yang akan dilantik, dilakukan rapid test. Personil yang bertugas harus menjaga dan mengacu kepada protokol kesehatan,” jelas Muin.

Turut hadir Anggota DPD RI dalam acara FGD yaitu Aji Mirni Mawarni asal Kalimantan Timur, Ajbar asal Sulawesi Barat, Bambang Santoso asal Bali, Evi Apita Maya asal Nusa Tenggara Barat, Fernando Sinaga asal Kalimantan Utara, Dewi Sartika Hemeto asal Gorontalo, Gusti Farid Hasan Aman asal Kalimantan Selatan, Ibnu Halil asal Nusa Tenggara Barat dan Yustina Ismiati asal Kalimantan Tengah. (akhir)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait