Mobil Travel Terjun ke Sungai

  • Whatsapp

SERGAI, Beritalima.com- Pasca sebelum isiden, ada suatu firasat yang dirasakan putranya kedua almarhum Syamsul Bahri(55) warga jalan kebun kelapa lingkungan 7, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Sesaat sebelum bus travel suzuki APV yang terjun ke sungai Batang Natal yang membawa 8 penumpang.

“Almarhum tidak biasa biasanya mencium dan memeluk saya. Tapi hari itu dilakukannya sebelum ayah berpamitan bekerja,”ungkap Agus (24) anak kedua almarhum korban penumpang mobil APV kepada Beritalima dikediamanya.

Menurut dia, sebelum berangkat ia juga pergi makan makan bareng sang ayah.” Biasanya sewaktu ayah bekerja saya kerja, namun kebetulan ayah mau kerja, ini terakhir pas kebetulan mau pergi juga mau acara jalan jalan, dari situlah namanya sebagai anak hanya bang hati hati yah. Dan ayah terus mencium dan memeluk.

” Insyallah besok pagi ayah sudah sampai dan saat ini masih dalam perjalanan. Namun pihak perusahan dan pemborongnya sudah datang didepan,” Ucap Agus anak almarhum dengan isak tangisan mengenang saat terakhir sebelum perpisahan.

Informasi diperoleh, Mobil travel jenis Suzuki APV yang berpenumpang 8 orang terjun ke Sungai Batang Natal, di Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara, Selasa ( 25/6/2019) sekitar pukul 05.30 WIB.
Ads

www.beritalima.com

Akibat kejadian tersebut, 3 orang penumpang meninggal, 5 selamat. Korban selamat dirawat di Puskesmas Simpang Gambir.

Mobil travel jenis APV Suzuki yang pengemudinya belum diketahui dengan membawa 8 orang penumpang datang dari arah Panyabungan menuju arah Sumatra Barat. Sesampai di tempat kejadian, mobil Jatuh ke sungai, tepatnya di depan unit bank BRI Kelurahan Simpang Gambir.

Saat ini Polres Madina dibantu warga sedang berusah mengevakuasi mobil tersebut dari dalam sungai. Penyebab kejadiannya belum bisa dipastikan. Namun dari keterangan penumpang yang selamat, penyebab kejadian akibat sopir kelelahan, sehingga pada saat di TKP sopir diduga mengantuk.

“Untuk saat ini sopirnya belum di temukan,” papar AKP Herliandri kepada wartawan. Akibat kejadian tersebut 1 orang penumpang atas nama Syamsul Bahri (55), alamat Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai ditemukan tewas. Dan 2 penumpang lainnya belum diketahui, diduga tewas.

Jenazahnya kedua korban diduga masih di dalam mobil. Saat ini mobil masih dalam proses evakuasi dari sungai sedalam 8 meter.(Budi)

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *