MUKERNAS I ARKINDO & ATAKSI Langkah Strategis

  • Whatsapp
www.beritalima.com

Penguatan dan profesionalisme Badan Usaha dan Pekerja Konstruksi di Indonesia

Bandung – Asosiasi Rekanan Konstruksi Indonesia (ARKINDO) mulai memperlihatkan kesiapannya dalam menyambut ASEAN Economic Community (AEC)  atau Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 sebagai komitmen para pekerja konstruksi (kontraktor) Nasional untuk bertindak profesional.

“Profesionalitas, menjadi tekad kita semua untuk bertindak dan berperilaku secara profesional dalam setiap penyelenggaraan pekerjaan konstruksi karena memang dasar pijakan pelaku jasa konstruksi telah ditetapkan melalui Undang Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi serta Peraturan turunannya antara lain mengamanatkan bahwa setiap Badan Usaha maupun Tenaga Kerja (Ahli dan Terampil) diwajibkan memiliki Sertifikat  untuk mengikuti aturan yang ditetapkan yang pada dasarnya berbasis pada keahlian, tanggung jawab, dan disiplin atau dengan kata lain professional” kata Ketua Umum DPP ARKINDO H. Reza Syah Iyan.

Menurut H. Rezza Syah :  “Apabila dikaitkan dengan globalisasi, di mana semakin kompleksnya pekerjaan konstruksi, akan makin meningkatkan pula tuntutan sikap profesional daripada tenaga ahli dalam melaksanakan pekerjaan dengan dukungan disiplin ilmu, teknik, dan akurasi kerja yang tinggi” ujarnya dengan didampingi oleh Siswoko H. Prasetya (Sekretaris Umum DPProv ARKINDO Jawa Timur).

Apalagi, kata dia : “Pelaksanaan proyek konstruksi di Indonesia umumnya masih cenderung padat karya yang menempatkan unsur sumber daya manusia menjadi dominan dan merupakan kunci keberhasilan atau kegagalan yang dapat menimbulkan berbagai resiko sampai pada kegagalan bangunan. Dan pada akhirnya kemampuan tenaga kerja kita akan dihadapkan pada persaingan dengan tenaga ahli dari luar Indonesia yang tidak dapat lagi dihalangi untuk masuk dan berusaha di Indonesia”.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Kesiapan pelaku jasa konstruksi dalam menghadapi pasar tunggal ASEAN 2015 dan Era Pasar Global 2020 sangat tergantung dari seluruh pemangku kepentingan jasa konstruksi dalam mengembangkan kemampuan badan usaha jasa konstruksi nasional maupun tenaga kerja konstruksi di Indonesia”, imbuhnya pada acara MUKERNAS I ARKINDO dan ATAKSI yang diselenggarakan di Hotel Savoy Homann, Lengkong, Bandung.  .

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Oleh karena itu diperlukan suatu terobosan bagi semua pemangku kepentingan sektor jasa konstruksi untuk dapat mengakselerasi peningkatan kemampuan pelaku jasa konstruksi nasional.  Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengubah mindset pemangku kepentingan jasa konstruksi nasional untuk dapat lebih berkembang lagi agar tidak semakin tertinggal dengan pelaku jasa konstruksi asing.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Salah satu aspek penting yang perlu disiapkan dengan cepat oleh bangsa ini adalah SDM yang kompeten. Kualitas sumber daya manusia merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan dan kemajuan suatu bangsa.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Para tenaga kerja dari negara MEA yang memiliki kompetensi kerja yang lebih tinggi, tentunya akan memiliki kesempatan lebih luas untuk mendapatkan keuntungan ekonomi di dalam MEA. Dengan demikian, kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain, khususnya di kawasan ASEAN.

www.beritalima.com

Meningkatkan kualitas SDM harus diarahkan pada penguasaan IPTEK untuk menopang kegiatan ekonomi agar lebih kompetitif. Pemenuhan SDM yang berkualitas dan unggul karena menguasai IPTEK akan berpengaruh terhadap struktur industri di masa depan. Dan apabila sasaran di atas bisa dipenuhi, akan semakin kuat basis industri yang sedang dibangun dan dikembangkan di Indonesia, yang pada gilirannya akan mendorong transformasi struktur ekonomi secara lebih cepat.

Demikian dikatakan H. Reza Syah Iyan, Ketua Umum DPP ARKINDO pada acara Pembukaan Musyawarah Kerja Nasional I Asosiasi Rekanan Konstruksi Indonesia (ARKINDO) dan Musyawarah Nasional I Asosiasi Konsultan Indonesia (AKINDO) di Hotel Savoy Homann, Lengkong, Bandung pada Kamis – Jum’at (3 – 4 Nopember 2016) yang diikuti 23 DPProv dan 118 DPKab/Kota ARKINDO dan ATAKSI se-Indonesia.

www.beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *