beritalima.com

Tuasikal Dan Leleury Panen Pangan Lokal Di Waelao Kecamatan Teluti

  • Whatsapp

Masohi. Berita Lima. ComSetela melakukan  panen padi varietas unggul di Desa Waiasi Kecamatan Seram Utara Timur Kobi. Bupati Maluku Tengah (Malteng) Tuasikal Abua, SH, bersama Wakil Bupati Marlatu L. Leleury, SE. Kembali melakukan panen pangan lokal jenis ubi kayu (Singkong), milik Kelompok Tani Hatumuri di dataran Kali Waelao Negeri Laimu Kecamatan Telutih Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Rabu, (22/7/20).Bupati dan Wakil didampingi Ketua PKK Malteng Ny. Hj. Mien Rua’Ati Tuasikal, SH dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Malteng tiba di lokasi kebun pukul 08.30 WIT, langsung melakukan panen dengan mencabut masing-masing satu pohon singkong. “Kebun singkong hasil garapan warga, wujud dari kepedulian petani terhadap pangan lokal di Malteng. Apalagi dimasa pendemi Covid-19, masyarakat bisa tetap bertahan perkuat ekonomi keluarga,  tidak harus berdiam dan pasra dengan kondisi. ” Tegas Bupati kepada warga disela-sela kegiatan.Kedepan agar kebun ini bisa berhasil guna bagi warga dan kelompok, Tuasikal dihadapan warga langsung memerintahkan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Arsad Slamat,  untuk memberikan bantuan kepada Kolompok Tani agar mereka dapat lebih diberdayakan untuk mengembangkan pangan lokal.“Dimasa pendemi Covid-19, pangan lokal sebagai salah satu komoditi unggulan daerah sehingga perlu dikembangka dan ini tanggung jawab pememerintah. Masyarakat melalui kelompok tani diminta untuk dapat serius dan ulet mengembangkan tanaman pangan lokal baik ubi kayu (singkong) dan ubi-ubian seperti keladi dan petatas, “ucapnya. Dimasa pendemi kata Tuasikal, Pemkab Malteng melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, melakukan pengembangan pada sektor pangan lokal. Hal ini dimaksudkan agar, ketersediaan pangan lokal di Malteng dapat terjaga.”Pemkab Malteng di masa pendemi Covid-19, menggerakan pengembangan pangan lokal bagi petani, apalagi daerah selatan sangat cocok untuk tanaman ubi-ubian selain jenis tanaman lain. Dan saya sudah perintahkan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura untuk identifikasi kelompok tani agar diberikan bantuan,” ujar Tuasikal. (MT01)

beritalima.com beritalima.com

Pos terkait