Anggota DPRD Jatim Sumardi Dukung Penguatan Kemampuan Relawan Damkar

  • Whatsapp

JOMBANG, beritalima.com | Relawan pemadam kebakaran memiliki peran penting dalam menanggulangi musibah yang potensi terjadinya meningkat saat musim kemarau.

Oleh karena itu, Satpol PP Provinsi Jawa Timur berupaya meningkatkan kemampuan para relawan dalam menangani kebakaran. Pelatihan dan pembinaan pun digelar di kawasan Wisata Desa Rejosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Jombang, Kamis, 7 Mei 2026.

Kegiatan yang melibatkan Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) ini diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur relawan kebencanaan di Jombang.

Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Andik Fajar Tjahjono mengatakan bahwa keberadaan relawan sangat dibutuhkan karena personel pemadam kebakaran terbatas di beberapa daerah.

Maka, keterlibatan warga dalam penanggulangan kebakaran sangat penting. Terutama, ketika peristiwa itu terjadi di wilayah permukiman padat penduduk.

Dengan pelatihan ini, Andik berharap agar warga lebih memahami upaya yang seharusnya dijalankan ketika kebakaran terjadi.

Mulai dari melaporkan kejadian kepada pihak-pihak terkait hingga penanganan awal saat api mulai berkobar.

“Masyarakat harus tahu langkah awal yang dilakukan dan harus menghubungi siapa ketika api membesar,” ujarnya.

Pelatihan relawan pemadam kebakaran tersebut mendapat perhatian dari anggota DPRD provinsi Jawa Timur, Sumardi. Menurutnya, kegiatan itu penting sebagai upaya meningkatkan kapasitas relawan agar lebih siap menghadapi potensi kebakaran.

“Harapannya, mereka memiliki pemahaman tentang fungsi relawan dalam pengamanan bencana, terutama mengantisipasi kejadian kebakaran,” ujar Sumardi.

Menurutnya, relawan Damkar memiliki peran multifungsi di tengah masyarakat. Selain membantu penanganan kebakaran, mereka juga dapat diarahkan menjadi bagian dari relawan kebencanaan lainnya setelah mendapatkan pembekalan yang memadai.

“Relawan ini nantinya tidak hanya fokus di kebakaran saja, tapi bisa menjadi bagian dari relawan sosial dan kebencanaan lain. Karena itu, mereka perlu dibekali materi dan praktik langsung,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi teori hingga praktik penggunaan alat pemadam kebakaran. Selain itu, kegiatan juga diselingi olahraga untuk menjaga kekompakan dan kesiapan fisik para relawan.

Sumardi mengungkapkan, kegiatan tersebut digelar setelah adanya aspirasi dan keluhan dari sejumlah relawan di daerah yang berharap adanya perhatian dan wadah pembinaan di tengah efisiensi anggaran.

“Sebelumnya kegiatan seperti ini belum ada. Teman-teman relawan di daerah menyampaikan harapan agar tetap ada kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(Yul)

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait