Berhasil Turunkan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Situbondo Dapat Insentif Fiskal 5,3 M

  • Whatsapp
Bupati situbondo Karna suswandi saat menerima penghargaan dari Wakil Presiden RI di Jakarta. (Bet/beritalima.com)

SITUBONDO, beritalima.com – Pemerintah Kabupaten Situbondo mendapatkan penghargaan dalam ajang Penurunan Kemiskinan Award 2023.

Penghargaan yang diterima oleh Bupati Karna Suswandi, dari Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin itu, yakni kategori upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Bacaan Lainnya

Penghargaan diserahkan di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Kamis (09/11/2023) lalu.

Bupati Karna Suswandi mengatakan, bahwa berkat penghargaan ini maka Kabupaten Situbondo memperoleh reward dari Pemerintah pusat. Berupa dana insentif fiskal untuk penghapusan kemiskinan ekstrem sebesar Rp 5,399 miliar tahun 2023.

“Semoga berbagai penghargaan yang kita terima ini akan mampu bermanfaat bagi masyarakat Situbondo,” tuturnya.

Sebagai mana dikutip dalam laman resmi www.wapresri.go.id, Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin menerangkan, bahwa catatan Badan Pusat Statistik menyebutkan kemiskinan ekstrem pada bulan Maret 2023 turun signifikan menjadi 1,12 persen.

Karena itulah, sebagai apresiasinya pemerintah memberikan penghargaan berupa insentif fiskal kepada Pemda yang berkomitmen dan berkinerja baik dalam penghapusan ekstrem.

“Apresiasi juga saya sampaikan pada seluruh kepala daerah yang berkinerja baik,” jelasnya.

Ia juga menerangkan pemerintah Pusat memberikan penghargaan berupa insentif fiskal kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang berkomitmen dan berkinerja baik dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayahnya. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong kinerja Pemda menjadi lebih baik lagi, serta memperluas jangkauan program di daerah bagi kelompok keluarga miskin.

Saat menyerahkan insentif fiskal 2023, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta agar Pemda yang memperoleh penghargaan dapat memanfaatkannya untuk meneruskan transformasi program menuju target penghapusan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2024.(*/Bet)

beritalima.com

Pos terkait