Gubernur Maluku Lepas 587 CJH ke Tanah Suci

  • Whatsapp

AMBON, beritalima.com – Sebanyak 587 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Provinsi Maluku resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026.

Pelepasan ratusan jamaah haji itu dilakukan langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa di Asrama Haji Waiheru, Ambon, Kamis (8/5/2026), dalam suasana penuh haru dan khidmat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, Djumadi Wali mengatakan, setelah tiga tahun terakhir jamaah haji Maluku diberangkatkan menuju embarkasi Makassar menggunakan penerbangan carter Lion Air, tahun ini pelayanan penerbangan kembali menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Ia menjelaskan, total 587 CJH Maluku terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 24 dan Kloter 26.

Kloter 24 terdiri dari 393 CJH yang diberangkatkan menggunakan tiga penerbangan Garuda Indonesia pada 8 Mei 2026 dini hari. Flight pertama dijadwalkan berangkat pukul 01.50 WIT menuju Makassar dan tiba pukul 02.44 WITA. Flight kedua berangkat pukul 02.05 WIT dan tiba di Makassar pukul 02.55 WITA, sedangkan flight ketiga berangkat pukul 02.20 WIT dan tiba pukul 03.10 WITA.

Setelah seluruh jamaah tiba di Makassar, mereka selanjutnya diterbangkan menuju Jeddah menggunakan maskapai Garuda Indonesia pada pukul 09.10 WITA dan diperkirakan tiba di Arab Saudi pukul 17.55 waktu setempat.

Sementara itu, Kloter 26 terdiri dari 191 CJH dan tiga petugas haji. Mereka diberangkatkan dari Bandara Pattimura Ambon menggunakan dua penerbangan Garuda Indonesia pada 9 Mei 2026. Flight pertama berangkat pukul 14.10 WIT dan tiba di Makassar pukul 15.00 WITA. Sedangkan flight kedua berangkat pukul 14.25 WIT dan tiba pukul 15.15 WITA.

Selanjutnya, jamaah Kloter 26 diterbangkan menuju Jeddah pada pukul 21.15 WITA dan diperkirakan tiba di Arab Saudi pukul 06.00 waktu setempat.

Untuk jadwal kepulangan, Kloter 24 dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 18 Juni 2026, sedangkan Kloter 26 dijadwalkan tiba kembali pada 22 Juni 2026.

Menurutnya, selama tiga tahun terakhir perjalanan jamaah haji Maluku menuju embarkasi Makassar menggunakan penerbangan carter Lion Air. Namun pada tahun ini, jamaah kembali diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

“Tahun ini di tangan Gubernur, jamaah haji diberangkatkan menggunakan Maskapai Garuda. Ini tentu menjadi perhatian dan kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan kenyamanan bagi jamaah,” ujar Djumadi.

Sementara, Gubernur dalam sambutannya sebelum melepas CJH mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kesehatan serta memanfaatkan waktu selama berada di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah.

“Hari ini adalah hari yang penuh berkah dan kebahagiaan. Saudara-saudara sekalian telah dipilih oleh Allah SWT untuk memenuhi panggilan ke Baitullah. Ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang akan membawa perubahan besar dalam hidup setiap jamaah,” ujar Gubernur.

Ia juga berpesan agar jamaah menjaga pola makan, mempererat hubungan silaturahmi, serta mengutamakan ibadah wajib dibanding aktivitas lain yang dapat menguras tenaga.

“Gunakan waktu selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah, berzikir, berdoa, bersedekah dan bertawakal kepada Allah SWT agar memperoleh haji yang mabrur,” katanya.

Selain itu, Gubernur meminta jamaah menjaga nama baik Maluku dan Indonesia selama berada di Arab Saudi serta menghindari tindakan yang melanggar hukum.

“Ibadah haji bukan hanya tentang menjalankan rukun dan amalannya, tetapi juga membangun persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah dengan sesama jamaah dari seluruh dunia,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan para jamaah agar tidak berlebihan dalam berbelanja sehingga tidak menjadi beban saat kembali ke daerah asal.

Menurut Gubernur, Pemerintah Provinsi Maluku bersama Kementerian Agama dan seluruh pihak terkait terus berupaya meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi jamaah haji setiap tahunnya, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan.

Sementara itu, seluruh dokumen perjalanan jamaah seperti paspor, visa, kartu identitas dan gelang jamaah telah disiapkan. Saat ini jamaah hanya menunggu hasil pemeriksaan akhir dari Balai Karantina Kesehatan terkait kelayakan terbang.

“Semoga seluruh jamaah haji Maluku diberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan sejak berangkat hingga kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait