beritalima.com

Kejari Kota Tumohon Studi Tiru JMS ke Kejari Situbondo

  • Whatsapp

SITUBONDO,beritalima.com – Tertarik dengan Aplikasi Jaksa Masuk Sekolah (JMS) milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, membuat Kejaksaan Negeri ( Kejari) Tumohon Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara melakukan studi tiru ke Situbondo. Kamis (12/12/2019).

Kedatangan tim Kejari Tomohon yang dipimpin langsung oleh Kajari Tomohon Edy Winarko SH.,MH, yang didampingi Kasi Intelijen Wilke Hennia Rabeta SH, dan Duta Adhyaksa Kejari Tomohon tingkat SMA, disambut langsung oleh Kajari Situbondo Nur Slamet SH.,MH, Kasi Intelijen Bebry SH, Kasi Pidum Handoko Alfiantoro SH.,M.Hum, jajaran kejaksaan dan mantan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. FATHOR RAKHMAN, M.Pd.

Dalam Sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Situbondo Nur Slamet.SH mengatakan, kunjungan tersebut membahas hubunga dunia pendidikan dan jaksa, dimana kegiatan Jaksa masuk sekolah dan Jaksa ngampus bertujuan memberikan ilmu dan pemahaman tentang hukum disekolah tingkat pertama dan menengah ataupun tingkat Universitas.

“Dengan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Awalnya Jaksa datang ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman tentang hukum, namun di tahun 2019 di modifikasi agar untuk perwakilan sekolah (OSIS) datang ke Kejari untuk diberikan ilmu pelajaran tambahan tentang hukum, harapannya agar perwakilan ini menularkan ke siswa lain, contoh materi tentang bahaya narkoba, antisipasi korupsi sejak dini, serta jaksa mengajar di kampus,” Ucap Nur Slamet

Kejari Kota Tumohon Edy Winarko.SH.MH juga mengatakan kedatangan tim Kejari Tumohon ke Situbondo untuk Studi tiru Kajari Tomohon Edy Winarko SH.,MH, studi banding ke Situbondo dilatar belakangi survei bahwa Kejaksaan Negeri Situbondo mempunyai banyak Inovasi dan Aplikasi, sehingga akan di tiru oleh Kejari Tomohon’

beritalima.com

“Point penting yang sudah kami dapat pada studi banding di Kejari Situbondo banyak aplikasi dan prestasi serta berbagai macam penghargaan sehingga kami akan tertarik meniru kehebatan yang dipunyai Kejari Situbondo untuk di praktekan di Sulawesi Utara.”Tukasnya.
Sementara itu Mantan Kepala Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo dan kini menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Situbondo. DR. Drs. Fathor Rakhman, M.Pd mengaku secara mendadak di hubungi kajari Situbondo terkait kunjungan Tim kejari Tumohon.

“Pengenalan hukum saat ini sangat penting dalam Dunia pendidikan, jika dulu banyak stigma bahwa kejaksaan institrusi yang menakutkan, dengan program Jaksa masuk sekolah dimana awalnya jaksa mendatangi sekolah yang kemudian di rubah dengan tiap sekolah mengirimkan perwakilan melalui pengurus OSIS datang kejaksaan untuk belajar, membuat anak siswa lebih paham hukum dan membuat siswa lebih dekat dekat dengan Jaksa,”Paparnya.

Mantan Kadis Pendidikan tersebut juga mengapresiasi kegiatan Jaksa Masuk sekolah, dimana sudah banyak ditemukan pelanggaran hukum mulai banyak ditemukan di tingkat sekolah.
“Sekarang banyak beredar video dan viral di media sosial, murid tak lagi menghormatii gurunya, atau pelanggaran hukum lainnya, melalui Jaksa masuk sekolah, alhamdulilah perubahan meningkat terjadi di berbagai sekolah,”Sambungnya. (Joe)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *